PELAKITA.ID – 11 Februari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 melaksanakan pembangunan rocket stove atau alat pembakaran minim asap di kawasan Wisata Air Terjun Pattumba, Desa Compong.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan destinasi wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pembangunan rocket stove tersebut dimulai pada 5 Februari 2026 dan rampung pada 11 Februari 2026. Alat ini dirancang sebagai alternatif pembakaran yang lebih efisien dengan emisi asap yang jauh lebih rendah dibandingkan metode pembakaran konvensional.
Kehadirannya diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas wisata, khususnya dalam pengolahan konsumsi dan kegiatan masyarakat di sekitar kawasan wisata, tanpa mencemari lingkungan.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Compong, Egy Sunardi Nurdin, S.Pd., M.Si., bersama aparat desa dan masyarakat setempat.

Dukungan juga datang dari Koordinator Wisata Air Terjun Pattumba, Abd. Muhlis AB, yang turut memberikan arahan dan pendampingan selama proses pembangunan berlangsung.
Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pengelola wisata menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan ini.
Pembangunan rocket stove dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 dengan Koordinator Desa Muhammad Fadel, bersama anggota tim Widyastuti Pasassa’, Amelda Sari, Indah Permata Sari, Muzkira Ade Tasiah, dan Anugerah Ramadhan. Selama proses pengerjaan, mahasiswa dan masyarakat bergotong royong mulai dari penyiapan bahan, penyusunan konstruksi, hingga pengujian fungsi alat agar dapat digunakan secara optimal.
Koordinator Desa KKN, Muhammad Fadel, menjelaskan bahwa rocket stove ini dirancang sebagai solusi pembakaran yang lebih ramah lingkungan.
“Rocket stove ini kami branding sebagai alat pembakaran minim asap yang efisien dan ramah lingkungan. Harapannya, keberadaan alat ini di kawasan Wisata Air Terjun Pattumba dapat mendukung aktivitas masyarakat tanpa mengganggu kualitas udara dan kenyamanan pengunjung,” ujarnya.
Koordinator Wisata Air Terjun Pattumba, Abd. Muhlis AB, juga menyambut baik inovasi tersebut. Menurutnya, keberadaan rocket stove dapat menjadi fasilitas pendukung yang bermanfaat sekaligus memperkuat pengelolaan wisata yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Pembangunan rocket stove ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, pengelola wisata, dan masyarakat dalam menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak positif bagi lingkungan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan kawasan Wisata Air Terjun Pattumba, Desa Compong.
Penulis: Koordinator Desa KKN, Muhammad Fadel,
