PELAKITA.ID – Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menerima kunjungan tim peneliti Poultry Breeding dari University of Arkansas, Amerika Serikat.
Kunjungan yang dipimpin oleh Prof. Douglas D. Rhoads, Direktur Center of Excellence Poultry Breeding University of Arkansas, berlangsung di Ruang Rektor Lantai 8, Kampus Universitas Hasanuddin Tamalanrea, Makassar, Senin (26/01), pukul 11.30 Wita.
Turut mendampingi dari Unhas Prof. Dr. Muhammad Ihsan Andi Dagong, S.Pt., M.Si (Wakil Dekan Bidang Kerjasama, Riset dan Inovasi Fakultas Peternakan Unhas) dan tim peneliti fakultas peternakan. Adapun tim peneliti University of Arkansas, Dr. Adnan Ali Khalaf Alrubaye (peneliti senior sekaligus Sekretaris Center of Excellence Poultry Breeding).
Prof JJ menyampaikan bahwa Unhas berkomitmen mendorong pengembangan riset unggulan yang berbasis pada potensi lokal serta diperkuat melalui kolaborasi global. Sinergi dengan institusi internasional menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan daya saing riset Unhas.
Unhas telah menghasilkan berbagai produk riset unggulan di bidang peternakan, salah satunya Ayam ALOPE, yang merupakan hasil pengembangan riset unggas dan menjadi bukti nyata kapasitas riset sivitas akademika Unhas.
“Kerja sama riset internasional seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas keilmuan dan inovasi, khususnya dalam bidang unggas. Kami berharap, kolaborasi ini akan semakin memperkaya pengembangan riset, teknologi, serta sumber daya manusia di bidang peternakan unggas,” jelas Prof JJ.
Pertemuan Unhas dan University of Arkansas ini secara khusus dimaksudkan untuk penguatan kerja sama riset internasional di bidang peternakan unggas.
Prof. Douglas D. Rhoads menyampaikan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan bersama Fakultas Peternakan Unhas, yang mencakup aktivitas akademik serta pelaksanaan riset lapangan di sentra peternakan ayam broiler yang dikelola oleh Fakultas Peternakan Unhas.
“Dalam beberapa hari ke depan, kami akan melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas pengembangan unggas yang dikelola oleh Fakultas Peternakan,” ujar Prof Douglas.
Kolaborasi riset antara Fakultas Peternakan Unhas dan tim peneliti Poultry Breeding University of Arkansas dilaksanakan melalui skema kerja sama riset kolaboratif yang didanai oleh program Thematic Research Group (TRG) Poultry Breeding. Program TRG Poultry Breeding ini diketuai oleh Ketua Tim TRG Poultry Breeding Fakultas Peternakan Unhas, Dr. Wempie Pakiding, yang berperan dalam mengoordinasikan pelaksanaan riset kolaborasi serta penguatan ekosistem riset unggas di lingkungan Unhas.
Tim peneliti University of Arkansas berada di Kampus Unhas pada tanggal 24 hingga 27 Januari, untuk melaksanakan rangkaian kegiatan akademik dan riset lapangan. Selama kunjungan tersebut, tim melakukan penelitian langsung di sentra peternakan ayam broiler. Riset lapangan difokuskan pada survei tingkat kejadian penyakit Lameness pada ayam broiler.
Penyakit Lameness tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri yang dikenal sebagai Lameness Bacterial Chondronecrosis with Osteomyelitis (BCO), yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi signifikan pada usaha ayam pedaging.
Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan data ilmiah yang komprehensif terkait prevalensi serta faktor risiko BCO pada sistem peternakan ayam broiler di Indonesia.
Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pencegahan dan pengendalian penyakit unggas yang berbasis bukti ilmiah, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan ayam pedaging.
Kegiatan riset ini juga melibatkan dua peneliti muda tingkat postdoctoral dan doktoral, yaitu Dr. Andi Asnayanti dan Dr. Dang Trieu, sebagai bagian dari kolaborasi riset lintas negara dan lintas generasi peneliti.
University of Arkansas dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi dan pusat riset terkemuka di dunia dalam bidang poultry science, khususnya riset ayam pedaging. Ke depan, kerja sama ini direncanakan akan dikembangkan secara berkelanjutan.
Adapun pengembangan kerja sama yang akan dilakukan kedepan seperti Penguatan riset kolaborasi internasional, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, peluang studi lanjut serta pengembangan riset pada komoditas unggulan seperti padi dan ternak unggas. (*/mir)
