Menikmati Kuliner Rozna di Muscat, Restoran Khas Oman Berarsitektur Kastil (Bagian 4)

  • Whatsapp
Menu khas Rozna (sumber: Trip Advisor)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Sepulang dari perjalanan di Kota Salalah, sepasang suami istri mengajak kami ke rumah makan tradisional Oman. Tradisional dalam artian menunya menggambarkan kuliner khas Oman.

Pria usia 60-an tahun itu pula yang membawa kami dengan kendaraan roda empatnya.

Dia duduk di depan saya, di atas sedan BMW. Istrinya duduk di samping kanannya. Sungguh baik hati.

Read More

Rozna Restauurant in Muscat (Trip Advisor)
Suasana interior Restoran Rozna (dok: Pelakita.ID)

Mereka jua yang menjemput di Radisson Panorama Hotel lalu meluncur ke daerah pusat industri dan juga perkantoran pemerintah.

“Di sini ada beberapa kantor Kementerian, ada Kementerian Pendidikan,” kata sang Bapak. Saya memanggilnya His Excellency.

Perjalanan dari hotel sekira 15 menit. Tidak  jauh-ji. Jalan-jalannya pun asik, lempang dan tak ada Pak Ogah. Ha-ha.

Dari depan restoran itu nampak seperti kastil, memang kastil. Ada meriam dan mobil kuno di depannya. Malam itu saya perhatikan model arsitekturnya, pintunya yang tunggal serta pencahayaannya sungguh memikat.

Restoran ini di beberapa situs berita disebut sangat luar biasa untuk makan malam di Oman.

Suasana bersantap di dalam kastil besar, dengan air mancur, pencahayaan, dan tata ruang yang luas. Toiletnya laksana milik istana kerajaan.

Kami beruntung sebab masih tersisa satu ruangan privat untuk 4 hingga 6 orang.

Di depan Restoran Rozna (dok: Pelakita.ID)

Ada beberapa menu khas seperti kari daging sapi dengan roti pita dan briyani unta. Tapi kali ini belum makan unta. Ha-ha!

Di laman website mereka disebutkan ide restoran tradisional Rozna terinspirasi oleh warisan nasional Oman yang dinamis, dan dengan setia melestarikan budayanya; sebagai hak yang melekat pada generasi berikutnya, dan sebagai warisan berharga yang menjadi identitas Oman.

Ditambahkan, Rozna lahir dalam imajinasi, dan rasa patriotik diabadikan dengan menggambarkan ciri-ciri kreativitas warga Oman sejak dulu, dan memanfaatkan sejarah yang kaya untuk membangun sebuah bangunan beradab yang mewujudkan aroma peradaban Majan yang berakar kuat di dalamnya, dari masa lalu.

Rangka bangunan kastil (dok: Pelakita.ID)

Rozna mengikuti pola estetika desain tradisional “Rozana”, fitur gerbang utama terinspirasi oleh arsitektur tembok, benteng, dan kastil kuno Oman, di mana terdapat lengkungan di bagian atas, dan pintu masuk kecil di tengah.

Bangunan bertatahkan pegangan besi mirip dengan apa yang ditemukan di tembok bersejarah kuno, dan ini murni industri lokal, yang diciptakan oleh pengrajin terampil Oman.

Menu yang saya ingat adalah nasi yang dibumbui “bumbu Om Sulaiman” untuk Qabuli dengan daging, ayam, atau ikan.

Yummy!

Shuwa Oman atau daging kambing atau domba yang direndam dengan Tabzirah (Bumbu tradisional yang dicampur dengan Cuka Kurma).

Lalu dimasukkan ke dalam Khasfa (Keranjang) dan dibungkus dengan daun pisang atau pohon kelor, lalu dimasukkan ke dalam lubang Tannour (Tandoor) yang dimasak perlahan di atas bara api, disaring di bawah tanah dengan nasi atau roti sesuai permintaan.

Kiri daging domba nan lembut (dok: Pelakita.ID)

Saya sempat coba masakan ini. Lembutnya gaes!

Lalu ada Biryani, nasi basmati dimasak dengan bumbu Rozna disajikan dengan daging, ayam, sesuai permintaan.

Sepasang yang mengundang seperti tak henti menawarkan aneka kudapan, juga ‘makanan besar’. Kopi, teh, hingga kurma dan kue-kue khasnya.

Foto bersama om Lopez di depan Rozna (dok: Pelakita.ID)

Ada beberapa yang tersisa, rasanya hendak bungkus tapi malu jadinya.

Alamat:
ADDRESS : P.O. Box: 3737, P.c.: 112, Muscat As Seeb, Next to Ministry of Education. Phone: +968 22022220  +968 95522920. Email: info@roznaoman.com

 

Penulis: K. Azis

Related posts