- Di ujung timur Danau Toba, dalam desa Sitoluama yang tenang, berdiri sebuah institusi pendidikan tinggi yang menolak narasi bahwa kampus unggulan hanya bisa hadir di pusat kota besar.
- Institut Teknologi Del (IT Del) adalah bukti nyata dari keyakinan bahwa pendidikan teknologi berkualitas dapat lahir dari daerah pedesaan, membawa harapan perubahan bagi generasi muda yang berakar dari komunitas perifer.
PELAKITA.ID – Sejarah IT Del bermula dari sebuah visi besar. Pada 15 Maret 2001, Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan, mendirikan Politeknik Informatika Del sebagai langkah awal untuk membuka akses pendidikan teknologi tinggi bagi masyarakat desa sekitar Sitoluama, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Visi ini lahir dari kesadaran bahwa talenta muda di wilayah pedesaan sering kali terhambat oleh keterbatasan akses pendidikan tinggi yang berkualitas — sebuah kesenjangan yang ingin ditutup oleh pendiri.
Selama lebih dari satu dekade, Politeknik ini tumbuh dan berkembang, mengokohkan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri teknologi.
Kemudian pada 5 Juli 2013, institusi ini berubah status menjadi Institut Teknologi Del, sebuah perguruan tinggi dengan cakupan program yang lebih luas, termasuk program Diploma III, Diploma IV, dan Sarjana (S1).
Perubahan ini bukan hanya sekadar ganti nama, tetapi juga pernyataan bahwa kampus ini siap memperluas kapabilitas ilmiahnya dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
IT Del dikelola oleh Yayasan Del, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Luhut dan Devi Pandjaitan dengan komitmen kuat untuk memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia.
Yayasan ini tidak hanya fokus pada satu institusi, tetapi memiliki beragam unit pendidikan, dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi serta program pengabdian masyarakat lainnya, semua bertujuan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi generasi penerus.
Seiring waktu, IT Del terus memperkuat dirinya sebagai pusat keunggulan pendidikan teknologi di luar pusat metropolitan.
Kampus ini kini memiliki beberapa fakultas dan program studi yang menjangkau berbagai bidang teknologi, mulai dari Informatika dan Sistem Informasi, hingga Teknik Elektro, Manajemen Rekayasa, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Bioproses, Teknik Metalurgi, dan Bioteknologi.
Program tersebut dirancang tidak hanya untuk membekali mahasiswa dengan teori akademik, tetapi juga dengan pengalaman praktis yang aplikatif di dunia industri. Praktikum, proyek riset, dan kerja sama industri menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di IT Del.
Salah satu visi yang diusung kampus ini adalah menjadikan IT Del sebagai pusat unggulan pemanfaatan teknologi bagi kemajuan bangsa. Tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, kampus ini juga berperan aktif dalam kolaborasi riset dan inovasi teknologi.
Misalnya, IT Del menjalin kerja sama dengan institusi besar seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk memperkuat penelitian di bidang kecerdasan buatan, teknologi maritim, ketahanan pangan, serta pengembangan taman sains di bidang herbal dan hortikultura.
Peran kampus ini dalam menghasilkan lulusan berkompeten dapat pula dilihat dari perhelatan rutin seperti Dies Natalis dan Wisuda IT Del, di mana ratusan mahasiswa dari berbagai program studi dikukuhkan setiap tahunnya.
Pada acara tersebut, pimpinan kampus dan tokoh pendidikan menekankan pentingnya kolaborasi, etika profesional, dan kesiapan lulusan menghadapi dinamika dunia kerja serta tantangan global.
IT Del juga memiliki struktur kelembagaan pendukung riset dan inovasi, seperti Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Lembaga ini berkomitmen untuk mengembangkan penelitian berkualitas tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjembatani temuan akademik ke dalam solusi nyata yang dapat diimplementasikan oleh industri maupun komunitas lokal.
Hasil nyata dari upaya pendidikan dan riset di IT Del tidak hanya terlihat pada angka lulusan atau kerja sama akademik, tetapi juga pada dampaknya terhadap wilayah sekitar dan kontribusinya terhadap pembangunan nasional.
Lulusan IT Del kerap menjadi tenaga ahli di bidang teknologi informasi, sistem informasi, bioteknologi, dan teknik elektro, siap memperkuat sektor teknologi di berbagai perusahaan maupun institusi pemerintah.
Kerja sinergis antara kampus, industri, dan komunitas juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dengan tantangan pembangunan, dari digitalisasi industri hingga pengembangan solusi teknologi untuk pertanian, kesehatan, atau lingkungan.
Yang menjadikan IT Del menarik bukan hanya keberhasilannya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga nilai-nilai yang dibangun di kampus: keberanian untuk berpikir besar dari tempat yang jauh dari pusat kota, komitmen untuk mengejar kualitas tanpa kompromi, dan tekad untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.
Inilah wajah baru pendidikan teknologi di Indonesia—yang tidak hanya mengejar gelar, tetapi juga membentuk pemimpin teknologi masa depan yang berpihak pada kemajuan bangsa.
