Sebagai pendidik, Prof. Trianto memegang peran besar dalam membina generasi ilmuwan kelautan. Ia membimbing mahasiswa S2 dan S3 dalam penelitian bioteknologi kelautan, bioaktif, dan kajian ekologi pesisir. Perannya sebagai dekan pun memperluas pengaruhnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
PELAKITA.ID – Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D., merupakan salah satu ilmuwan kelautan terkemuka di Indonesi dan saat ini adalah Dekan FIKP Undip periode 2025-2029. Karyanya berada pada simpul bioteknologi kelautan, ekologi kimia, dan akuakultur terapan.
Selama puluhan tahun mengabdi sebagai dosen di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, ia berkembang dari peneliti muda menjadi guru besar dalam bidang bioteknologi kelautan, hingga dipercaya menjabat Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) untuk periode 2024–2029.
Posisi strategis ini menempatkannya sebagai figur kunci dalam arah riset, pengembangan kurikulum, serta kemitraan industri di bidang kelautan dan perikanan, khususnya di Jawa Tengah dan Indonesia bagian tengah.
Fokus Penelitian: Dari Biodiversitas Laut hingga Akuakultur Berkelanjutan
Sebagai peneliti, karya Prof. Trianto banyak menyingkap potensi besar sumber daya hayati laut Indonesia.
Fokus penelitiannya mencakup produk alam laut (marine natural products), bioaktif dari organisme laut, mikrobiologi organisme seperti spons, jamur laut, dan bakteri simbion, hingga kajian ekologi mikroba dalam sistem budidaya.
Ia yang merupakan alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan Undip angkatan 1988 telah menulis dan berkontribusi pada berbagai publikasi ilmiah mengenai jamur asosiasi spons, senyawa antimikroba baru dari organisme laut, serta pemanfaatan isolat mikroba untuk meningkatkan produktivitas akuakultur.
Penelitian-penelitian ini tidak sekadar memetakan kekayaan biodiversitas laut Indonesia, tetapi juga menautkannya dengan aplikasi nyata—mulai dari peluang pengembangan obat baru, industri pangan, hingga teknologi untuk kesehatan budidaya.
Pendekatan dua jalur ini—menggali sains dasar dan menghadirkan manfaat aplikatif—menjadi ciri khas kontribusinya bagi kemajuan bioteknologi kelautan Indonesia.
Dari Laboratorium ke Lapangan: Inovasi untuk Keamanan Pangan dan Akuakultur
Kontribusi Prof. Trianto tidak berhenti pada ranah akademik. Ia aktif mengembangkan kekayaan intelektual berupa paten dan metode baru yang relevan langsung dengan tantangan sektor perikanan dan akuakultur.
Beberapa inovasi timnya antara lain metode deteksi cepat untuk Vibrio lokal—bakteri yang sering menjadi penyebab penyakit pada udang dan ikan—serta pengembangan agen antibakteri yang berasal dari simbion organisme laut. Penelitian ini sangat penting di tengah meningkatnya tekanan penyakit dalam akuakultur padat tebar.
Teknologi dan temuan tersebut membantu mendukung keamanan pangan hasil laut, memperkuat ketahanan sistem budidaya, serta meningkatkan kesehatan organisme budidaya tanpa bergantung pada penggunaan antibiotik sintetis.
Inilah bentuk kontribusi nyata sains kelautan bagi kesejahteraan masyarakat pesisir dan kebutuhan industri modern.
Pendidikan, Pengabdian, dan Penguatan Kapasitas SDM Kelautan
Sebagai pendidik, Prof. Trianto memegang peran besar dalam membina generasi ilmuwan kelautan. Ia membimbing mahasiswa S2 dan S3 dalam penelitian bioteknologi kelautan, bioaktif, dan kajian ekologi pesisir.
Perannya sebagai dekan pun memperluas pengaruhnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
Ia juga aktif dalam berbagai dialog publik, kuliah umum, serta diskusi mengenai tantangan dan peluang pembangunan sektor kelautan Indonesia. Pendekatannya mendorong kolaborasi lintas disiplin—misalnya menghubungkan penelitian mikroalga dengan teknologi pangan, farmasi, dan pengolahan hasil perikanan—yang memperkuat kapasitas inovasi FPIK Undip.
Melalui kegiatan ini, ia turut memperkuat ekosistem akademik yang berpihak pada masyarakat pesisir dan sektor ekonomi biru Indonesia.

Jaringan Kolaborasi dan Relevansi Nasional
Rekam jejak Prof. Trianto menunjukkan kolaborasi intensif dengan berbagai pusat riset nasional, universitas mitra, dan industri. Profil publikasinya dalam basis data nasional maupun internasional menempatkannya sebagai salah satu figur dengan kontribusi berkelanjutan dalam bidang “Marine Environment and Natural Product”.
Penelitiannya tentang pemanfaatan keanekaragaman hayati laut secara bertanggung jawab selaras dengan berbagai prioritas nasional, termasuk pengembangan ekonomi biru, penguatan keamanan pangan laut, peningkatan produksi akuakultur yang berkelanjutan, serta hilirisasi produk berbasis sumber daya laut bernilai tambah tinggi.
Dengan demikian, kiprahnya tidak hanya memperkuat kapasitas ilmiah Undip, tetapi juga memberi dampak langsung pada arah kebijakan dan inovasi kelautan di Indonesia.
Mengapa Karya Prof. Agus Trianto Penting bagi Indonesia
Sebagai negara maritim dengan kekayaan biodiversitas laut yang luar biasa, Indonesia membutuhkan ilmuwan yang mampu menjembatani pengetahuan dasar dan kebutuhan praktis. Prof. Agus Trianto adalah salah satu figur penting yang memainkan peran tersebut.
Melalui penelitian bioaktif laut, penguatan akuakultur sehat, dan inovasi dalam deteksi serta pengendalian penyakit, ia membantu membangun fondasi ilmiah yang kuat bagi keberlanjutan sektor perikanan Indonesia.
Sementara itu, perannya sebagai dekan memastikan bahwa Undip terus berkembang sebagai pusat unggulan dalam pendidikan dan riset kelautan di kawasan regional.
Singkatnya, Prof. Agus Trianto adalah ilmuwan sekaligus administrator yang berhasil menghubungkan penemuan ilmiah dengan kepentingan masyarakat dan industri—menjadikan sains kelautan lebih relevan, aplikatif, dan berdampak luas bagi masa depan perikanan Indonesia.
Redaksi Pelakita.ID
www.pelakita.id
