Berkelanalan Hj. Fatmawati Andi Rosman, Penggerak Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat Wajo

  • Whatsapp
Bupati Andi Rosman dan Istri Hj Fatmawati Andi Rosman (dok: Istimewa)

PELAKITA.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) adalah organisasi masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga melalui program pemberdayaan perempuan.

Cakupannya meliputi kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, hingga pelestarian lingkungan.

Tujuan utama PKK adalah mencetak keluarga yang sehat, cerdas, mandiri, dan harmonis, yang menjadi fondasi bagi pembangunan masyarakat dan daerah secara berkelanjutan.

Di Kabupaten Wajo, organisasi ini dipimpin oleh Hj. Fatmawati Andi Rosman, yang menempatkan PKK sebagai wadah aktif pemberdayaan masyarakat. Fatmawati tidak ingin PKK sekadar menjadi simbol atau formalitas, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat, khususnya perempuan. Ia mendampingi ibu-ibu pedagang kecil, mendukung pengrajin lokal, serta mendorong perempuan muda untuk percaya diri tampil di ruang publik.

Menurut Fatmawati, pemberdayaan bisa dimulai dari langkah sederhana: keberanian untuk bersuara. “Kemampuan berbicara di depan publik penting, tetapi yang lebih utama adalah berani menyampaikan gagasan demi kebaikan bersama,” jelasnya. Ia melihat bahwa perempuan yang mampu mengekspresikan ide dan inovasi akan menjadi motor perubahan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas dan daerah.

Sinergi dan Kekuatan Bersama

Hj. Fatmawati menekankan pentingnya kekuatan kolektif. Dalam berbagai kesempatan, ia aktif berdiskusi dengan Ketua TP PKK dari provinsi lain, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring kerja sama. Beberapa di antaranya bahkan sepakat melakukan kolaborasi program pelatihan kader PKK. Fatmawati memahami bahwa perubahan tidak bisa dicapai dalam satu pertemuan saja; semangat dan energi yang muncul dari jejaring ini menjadi pendorong gerakan jangka panjang.

Di Wajo, PKK di bawah kepemimpinan Fatmawati mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam isu perempuan dan ekonomi keluarga. “Memberdayakan perempuan berarti memperkuat keluarga. Dan keluarga yang kuat adalah fondasi bagi kemajuan kabupaten,” tegasnya. Pernyataan ini mencerminkan visi Fatmawati bahwa pembangunan sosial dan ekonomi saling terkait, dengan perempuan sebagai elemen kunci transformasi.

Menerapkan Ilmu dari Nasional ke Lokal

Semangat Fatmawati juga terlihat dalam praktik nyata. Setelah mengikuti pelatihan atau pertemuan tingkat nasional, ia tidak langsung kembali ke rutinitas. Ia mencatat poin penting, berdiskusi dengan pengurus PKK lain, dan merencanakan strategi implementasi program di tingkat desa. Bagi Fatmawati, ilmu yang diperoleh dari arena nasional harus dibumikan agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Wajo.

Kepemimpinan Hj. Fatmawati menunjukkan bahwa keberhasilan PKK bukan hanya terletak pada manajemen internal organisasi, tetapi juga kemampuan menyalurkan pengalaman, pengetahuan, dan jaringan kerja ke masyarakat luas. PKK Kabupaten Wajo kini menjadi wadah inovatif yang menggerakkan perempuan, memperkuat ekonomi keluarga, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan lokal.

Dengan dedikasi dan langkah nyata ini, Hj. Fatmawati Andi Rosman tidak sekadar memimpin TP PKK, tetapi menjadi ikon perubahan sosial, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan adalah kunci kemajuan keluarga dan kemajuan Kabupaten Wajo secara keseluruhan.