PELAKITA.ID – Mahasiswa program studi perikanan yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengadakan pelatihan dan penyuluhan bagi masyarakat Desa Marannu mengenai cara mengolah ikan bandeng hasil budidaya menjadi produk nugget.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan nilai tambah pada hasil perikanan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui inovasi produk olahan yang memiliki daya jual lebih tinggi,” kata ApriliaTry Rahayu peserta KKN.
Dikatakan Aprilia, selama ini, ikan bandeng yang dibudidayakan masyarakat Desa Marannu umumnya dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif rendah.
“Melalui pengolahan menjadi nugget, ikan bandeng tidak hanya memiliki nilai jual lebih tinggi, tetapi juga daya simpan yang lebih lama serta peluang pasar yang lebih luas. Selain itu, keterampilan ini membuka peluang usaha rumahan yang menjanjikan, khususnya bagi ibu rumah tangga dan pelaku budidaya,” terangnya.
Program ini dilaksanakan di tiga dusun, yaitu Dusun Kokoa, Dusun Marana, dan Dusun Kaloko.
Ketiga dusun tersebut dipilih karena memiliki potensi besar dalam budidaya ikan bandeng serta antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mengembangkan usaha olahan pangan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama masa pengabdian mahasiswa, dengan jadwal yang disesuaikan di masing-masing dusun agar masyarakat dapat mengikuti pelatihan secara optimal.
Peserta kegiatan meliputi ibu rumah tangga, pelaku budidaya, dan warga yang tertarik mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan.
Metode pelatihan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan nugget dari ikan bandeng. Materi yang diberikan mencakup cara pemilihan bahan, teknik pengolahan, pengemasan, hingga strategi pemasaran sederhana.
Proses pelatihan dilakukan secara partisipatif agar peserta dapat memahami langkah-langkah secara menyeluruh dan mampu mempraktikkannya di rumah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Marannu dapat mengembangkan produk olahan berbasis ikan bandeng yang memiliki daya saing di pasaran.
Selain menambah nilai ekonomi, program ini juga menjadi langkah awal untuk mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui usaha pengolahan hasil perikanan yang inovatif dan berkelanjutan.
Penulis Aprilia Try Rahayu, Mahasiswa KKN Unhas
