PELAKITA.ID – Upaya membangun tata kelola lingkungan yang berkelanjutan kembali menjadi sorotan melalui kegiatan Identalk 2025 yang mengangkat tema “Green Governance: Peran Industri, Kebijakan Kota, dan Pengawasan Publik.”
Forum diskusi ini menjadi ruang temu lintas sektor untuk membahas tantangan dan peluang pengelolaan lingkungan hidup yang berkeadilan dan berkelanjutan, khususnya di tingkat perkotaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Identitas 51: Meneruskan Jejak, Mengukir Arah Baru, yang diinisiasi sebagai wadah dialog strategis antara akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat sipil. Identalk 2025 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Desember 2025, mulai pukul 13.00 WITA, dengan lokasi yang akan diumumkan kemudian.
Acara akan dibuka dengan welcome speech oleh Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Rektor Universitas Hasanuddin, yang dikenal luas atas kontribusinya dalam isu lingkungan dan kelautan.
Kehadirannya menegaskan komitmen dunia akademik dalam mendorong praktik tata kelola hijau berbasis ilmu pengetahuan dan partisipasi publik.
Forum diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari latar belakang strategis. Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, akan memaparkan perspektif kebijakan kota dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan. Dari sektor industri, Busman DS, Manager External Regional and SDG Growth PT Vale Indonesia Tbk, akan berbagi pengalaman mengenai peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Sementara itu, perspektif pengawasan dan regulasi lingkungan akan disampaikan oleh Fachrie Rezka Ayyub, Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan. Diskusi akan diperkaya dengan analisis akademik dari Andi Ali Armanto, Dosen Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, yang akan mengulas pentingnya peran publik dan tata kelola demokratis dalam memastikan akuntabilitas kebijakan lingkungan.
Diskusi ini akan dipandu oleh Khairil Anwar, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, sebagai moderator. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman moderasi forum publik, diskusi diharapkan berlangsung dinamis, kritis, dan konstruktif.
Selain menjadi ruang pertukaran gagasan, Identalk 2025 juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh e-sertifikat dan doorprize. Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/Identalk25 yang tersedia pada poster resmi kegiatan.
Kegiatan ini didukung oleh sejumlah pihak, antara lain PT Vale Indonesia, AAS Foundation, serta berbagai mitra media seperti Unhas TV, Fajar, Bukamata News, MataKita, Herald.id, Dursel.id, Event Unhas, dan lainnya.
Kolaborasi ini mencerminkan semangat bersama untuk mendorong praktik green governance yang tidak hanya bertumpu pada kebijakan dan industri, tetapi juga pada pengawasan publik dan peran aktif masyarakat.
Melalui Identalk 2025, diharapkan lahir gagasan dan komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola lingkungan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan, sebagai fondasi penting bagi masa depan kota dan kesejahteraan generasi mendatang.
Redaksi









