PELAKITA.ID – Untuk pertama kalinya sejak menjabat tujuh bulan lalu, Bupati Wajo Andi Rosman melakukan mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Pelantikan digelar di ruang terbuka, tepatnya di halaman Kantor Bupati Wajo, dalam suasana santai dan penuh kebersamaan. Sebanyak 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dirotasi ke posisi baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wajo.
Daftar Pejabat yang Dilantik
-
H. Ahmad Jahran, A.P., M.Si – Asisten Pemerintahan dan Kesra
-
Ir. H. Ambo Mau, M.Si – Asisten Administrasi Umum
-
Drs. Soni Faisal, M.Si – Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik
-
Drs. Andi Ismirar Sentosa, M.Si – Sekretaris DPRD Wajo
-
Drs. H. Dahlan, M.M – Inspektur Inspektorat
-
Drs. H. Alamsyah, M.Si – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
-
Drs. Sainal Hayat, M.Si – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman
-
Drs. Andi Pameneri, M.Si – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
-
Ir. Andi Musdalipa Z., M.Si – Kepala Dinas Informatika dan Komunikasi
-
Drs. Dwi Apriyanto, S.H., M.T., M.Si – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
-
Drs. H. Andi Cakunu, M.Si – Kepala Dinas Perikanan
-
Muhammad Ilyas, S.STP., M.Si – Kepala Bappelitbangda
-
Andi Pallawarukka, S.IP., M.AP – Kepala BPKAD
-
Andi Hasanuddin, S.Sos., M.Si – Kepala Badan Kesbangpol
-
Dr. Syamsul Bahri, S.IT., M.Si – Kepala BKPSDM
Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) OPD
-
Drs. Andi Pameneri – Plt Kepala Dinas PUPRP
-
Ahmad Jahran – Plt Kepala Dinas Sosial, P2KB, P3A
-
Syamsul Bahri – Plt Kepala BPBD
-
Andi Pallawarukka – Plt Kepala Dinas PMD
-
Andi Musdalifah – Plt Kepala Disdukcapil
-
Andi Cakunu – Plt Kepala DLH
-
Andi Aso Ashari – Plt Kepala Dinas Perhubungan
-
Drs. Dwi Apriyanto – Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Bupati Andi Rosman menjelaskan bahwa pelantikan di ruang terbuka dilakukan untuk menciptakan suasana yang rileks sekaligus menghindari kesan adanya proses yang tertutup.
“Sengaja kita laksanakan di tempat terbuka dengan suasana santai agar tidak ada persepsi bahwa ada yang disembunyikan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa mutasi ini murni kebutuhan organisasi dan tidak terkait dengan kontestasi Pilkada. Mutasi, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika tata kelola pemerintahan.
“Mutasi ini hal biasa. Bisa saja satu atau dua bulan ke depan kembali dilakukan mutasi,” tambahnya.
Sebelum mutasi dilaksanakan, seluruh proses telah melalui mekanisme job fit. Bupati berharap para pejabat yang dilantik bekerja dengan niat tulus, menjaga integritas, dan mampu menyesuaikan diri dengan visi, misi, serta program pembangunan Kabupaten Wajo.
“Kami harapkan pejabat yang dilantik dapat bekerja sesuai prioritas dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.
“Jika ada yang menggunakan cara-cara tidak etis untuk mendapatkan jabatan, tidak ada toleransi,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga mengumumkan masih terdapat 11 jabatan kosong yang akan segera diisi melalui mekanisme lelang jabatan.
“Saya sudah perintahkan BKPSDM untuk segera menyusun panitia seleksi dan melaksanakan lelang jabatan,” ujarnya.
Ia mengakhiri sambutannya dengan optimisme bahwa Wajo akan semakin maju apabila seluruh pejabat bekerja dengan penuh komitmen dan ketulusan.
“Asal punya niat yang tulus dan ikhlas dalam bekerja, Wajo akan berubah lebih baik,” tutupnya.
