DJPT dan Kedutaan Besar Belanda Inisiasi Kerja Sama Ekonomi Biru

  • Whatsapp
DJPT KKP dan Kedutaan Besar Belanda rintis kerjasama Ekonomi Biru (dok: Istiewa)

PELAKITA.ID – Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima audiensi dari delegasi Kedutaan Besar Belanda yang diwakili oleh Edwin Kleingeld selaku Pejabat Senior Kebijakan Kementerian Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda.

Hadir pula, Michael Mackloet, Sekretaris Pertama Ekonomi Biru Kedutaan Besar Belanda,Indy Kateriamalia, Pejabat Senior Urusan Ekonomi Kedutaan Besar Belanda, dan Sandra van Putten, Sekretariat Maritim Belanda. Audiensi tersebut bertujuan untuk membahas penguatan kerja sama di sektor ekonomi biru.

Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Nelayan, Gedung Mina Bahari 2, pada hari ini Rabu (17/9/2025), berfokus pada rencana kerja sama business-to-business (B2B) untuk perikanan yang ramah lingkungan.

Michael Mackloet, menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan delegasi adalah untuk memperkenalkan skema kerja sama antara perusahaan Belanda dan Indonesia yang difasilitasi oleh pemerintah. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan delegasi Indonesia ke Belanda pada tahun sebelumnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan sebagai langkah konkret untuk mempererat kerja sama, akan diadakan studi kelayakan atau feasibility study pada Oktober mendatang.

Ia menjelaskan bahwa studi yang akan dilaksanakan di Cilacap tersebut akan mencakup berbagai aspek krusial, seperti rantai pasok yang ramah lingkungan, praktik penangkapan ikan berkelanjutan, penggunaan teknologi penangkapan ikan modern, hingga upaya meminimalkan sampah hasil pengolahan.

Pihak DJPT menyambut positif rencana tersebut. Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, Mochamad Idnillah, menyatakan dukungannya terhadap model kerja sama B2B ini.

Dia menegaskan DJPT mendukung proses bisnisnya agar dapat memenuhi kriteria keamanan pangan dan kelestarian sumber daya ikan. Idnillah menambahkan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan jika delegasi berkunjung ke Cilacap untuk merealisasikan rencana tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Mahrus, memaparkan potensi kolaborasi melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dia menyampaikan DJPT memiliki target 1.100 lokasi KNMP, dan peluang kerja sama di dalamnya sangat banyak.

Pihak Kedutaan Besar Belanda menyambut baik tawaran tersebut dan terbuka untuk menjajaki kemungkinan kerja sama terkait program KNMP, namun hal tersebut memerlukan pembahasan yang lebih mendalam di kemudian hari.