Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Edukasi dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Batu Karaeng

  • Whatsapp
Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Edukasi dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Batu Karaeng

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 67 Posko Desa Batu Karaeng melaksanakan program kerja bertajuk “Edukasi dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA)” sebagai upaya mendorong pemanfaatan tanaman lokal sebagai alternatif pengobatan tradisional.

Kegiatan ini berlangsung dalam dua tahap, yakni edukasi pada Kamis, 24 Juli 2025, serta penanaman TOGA pada Minggu, 3 Agustus 2025.

Menariknya, kegiatan edukasi TOGA tidak dilaksanakan secara terpisah, melainkan digabung dengan program kesehatan lain yang dilakukan bersamaan. Total ada lima rangkaian kegiatan, yaitu:

  1. Pemeriksaan tekanan darah

  2. Pemeriksaan gula darah dan asam urat

  3. Pemeriksaan penglihatan dan pendengaran

  4. Edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

  5. Skrining risiko jatuh pada lansia

Edukasi & Pemeriksaan Kesehatan – Kamis, 24 Juli 2025

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Batu Karaeng, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng, mendapat dukungan penuh dari Puskesmas Kassi-Kassi.

Pemeriksaan kesehatan diawali dengan anamnesis oleh Dwinov Fatikhalina Zalsabila, dilanjutkan pemeriksaan tekanan darah, penglihatan dengan pen light, serta pemeriksaan pendengaran menggunakan Tes Garpu Tala yang dipandu oleh Siti Fatimah Falicyah Arsyani.

Pemeriksaan gula darah dan asam urat dikoordinasi oleh Siti Khadijah Nurhalisa, sedangkan skrining risiko jatuh pada lansia dipandu oleh Asmira Dwi Putri.

Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Edukasi dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Batu Karaeng

Usai pemeriksaan, peserta mengikuti edukasi TOGA yang dipandu oleh Queenzila Berlian Liskarisa Putri S., bersama mahasiswa dari posko KKN-PK lainnya: Reinha Rosari (posko Lumpangan), Wafiq Azizah Jumri (posko Papan Loe), dan Regita Cahyani Yunus (posko Biangloe).

Edukasi ini mengenalkan jenis-jenis tanaman obat, manfaat, indikasi penggunaan, serta cara pengolahan yang benar, dengan penjelasan disesuaikan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan masing-masing peserta.

Penanaman TOGA – Minggu, 3 Agustus 2025

Sebagai tindak lanjut, dilakukan penanaman TOGA di halaman Kantor Desa Batu Karaeng. Jenis tanaman yang ditanam antara lain jahe, kunyit putih, kunyit kuning, temulawak, kelor, miana, serai, lengkuas, sirih, kumis kucing, tapak darah, bunga bugenville, kemangi, cocor bebek, jelai muda, dan gandarusa.

Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong melibatkan masyarakat dan perangkat desa. Warga tampak antusias. Seorang warga bahkan menyampaikan, “Bagus sekali ada penanaman TOGA seperti ini. Kami jadi tahu cara pengolahannya dan kegunaannya, padahal sering melihat tanaman ini tapi tidak tahu manfaatnya.”

Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Edukasi dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Batu Karaeng

Apresiasi

Babinsa Desa Batu Karaeng, Bapak Syahrir, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PK:
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, disambut antusias oleh masyarakat, dan dilaksanakan secara sukarela tanpa biaya. Semoga bisa menjadi program berkelanjutan tiap tahun.”

Harapan

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap masyarakat Desa Batu Karaeng mampu memanfaatkan tanaman obat keluarga sebagai alternatif pengobatan tradisional yang aman, murah, dan berbasis kearifan lokal.

Penulis: Queenzila Berlian Liskarisa Putri S.
Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Hasanuddin
Posko Desa Batu Karaeng – KKN-PK Unhas Angkatan 67