PELAKITA.ID – Dewan Pimpinan Pusat Garuda Astacita Nusantara (DPP GAN) yang dipimpin Ketua Umum Muhammad Burhanuddin melaksanakan audiensi sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat peran masyarakat sipil dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Tanah Air.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, yang menyambut baik inisiatif kolaboratif dari DPP GAN.
Pertemuan ini tidak sekadar seremoni kelembagaan, melainkan menjadi ruang dialog strategis untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam memperluas gerakan antinarkoba berbasis partisipasi publik.
Dalam suasana penuh semangat kebangsaan, kedua belah pihak menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks.

Kepala BNN, berharap ada edukasi yang berkelanjutan, sosialisasi masif di berbagai lapisan masyarakat, serta penguatan ketahanan generasi muda menjadi fokus utama kerja sama tersebut.
“Generasi muda dipandang sebagai garda terdepan sekaligus aset bangsa yang harus dilindungi dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” sebut Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.
Sementara menurut Ketua DPP GAN Muhammad Burhanuddin, penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang antara DPP GAN dan BNN RI.
“Tidak hanya dalam bentuk kampanye, tetapi juga dalam program nyata yang menyentuh komunitas, lembaga pendidikan, hingga ruang-ruang publik lainnya,” sebut Muhammad Burhanuddin.
Bersatu menjaga bangsa, bergerak menyelamatkan masa depan—semangat itulah yang menjadi ruh pertemuan ini.
“Sinergi antara organisasi masyarakat dan lembaga negara diyakini mampu memperkuat benteng pertahanan sosial, sekaligus menghadirkan harapan bagi Indonesia yang lebih sehat dan bebas narkoba,” kunci Burhanuddin.
