Suriah! Negeri Pangan Terbaik Dunia | NarasiAno

  • Whatsapp
Ilustrasi

Satu satunya kota di dunia yang pernah menjadi pusat dua kekaisaran dunia hanyalah Damaskus, ibu kota Suriah. Yakni saat Dinasti Umayyah berkuasa di mana Damaskus menjadi ibu kota Kekhalifaan Islam.

PELAKITA.ID – Ribuan tahun lalu Suriah dikenal sebagai Firdaus Al Arab atau Tanah Surga di Arab. Hanya karena perang saudara, Suriah atau Syriah satu Syam nyaris terlupakan sebagai kota peradaban yang pernah menjadi jantung perdagangan, budaya dan ilmu sejarah Timur Tengah.

Suriah merupakan salah satu pusat peradaban tertua di dunia, sejak 9000 Sebelum Masehi (SM) yang terletak di wilayah strategis Levant, menjadikannya jembatan kebudayaan antara Mesopotamia, Mesir, dan Mediterania.

Dalam sejarahnya Suriah mencatat lima peradaban sebelum sampai pada masa kehancuran. Zaman Pra-sejarah dan Neolitikum. Periode ini merupakan awal permukiman manusia, perkembangan pertanian, dan urbanisasi awal.

Kemudian Zaman Perunggu dan Besi, di mana bangkitnya kota-kota negara seperti Ebla dan Mari yang diperebutkan oleh kekaisaran Mesir, dan Asyur. Selanjutnya Zaman Klasik, di mana Suriah telah di bawah kendali kekuasaan Persia, diikuti penaklukan Alexander Agung (Hellenistik). Kemudian menjadi provinsi Romawi dan Bizantium.

Paling mutakhir ketika memasuki era Islam dan Kekhalifahan. Penaklukan Arab pada 636 M membawa Suriah ke dalam wilayah Muslim. Damaskus menjadi ibu kota kekhalifahan Umayyah (661–750 M), pusat budaya dan seni yang megah. Pemerintahan selanjutnya dipimpin oleh Kekaisaran Ottoman dan zaman Modern.

Pada zaman inilah perang saudara terus melanda Suriah, campur tangan asing melanda pemerintahannya hingga akhirnya pada tahun 2011 Suriah jatuh di ambang kehancuran. Jutaan orang terusir dan ribuan nyawa melayang .

Satu satunya kota di dunia yang pernah menjadi pusat dua kekaisaran dunia hanyalah Damaskus, ibu kota Suriah. Yakni saat Dinasti Umayyah berkuasa di mana Damaskus menjadi ibu kota Kekhalifaan Islam.

Wilayah kekuasaannya sangat luas mencakup Spanyol hingga Asia Tengah.

Pada masa ini dibangun Masjid Umayyah yang menandai simbol kejayaan Islam yang sangat menghargai dunia keilmuan, seni dan budaya.

Lalu ratusan kemudian Damaskus dibawah kendali Kekaisaran Ottoman yang membangun jalur haji ke Makkah.

Sebagai kota yang memiliki sejarah peradaban, Damaskus pun menjadi simbol penting dari dua era kejayaan besar Islam. Di kota tempat berkumpul para ulama, seniman dan penguasa besar. Damaskus sebagai Ibu Kota Suriah pernah sehebat Kota Istanbul hari ini.

Berbagai riwayat menceritakan Suriah merupakan kota suci ke empat bagi dunia Islam setelah Mekkah, Madinah, Yerussalem lalu Suriah (Damaskus).

Negara ini menjadi jembatan perdagangan dan titik temu bagi Asia, Afrika dan Eropa. Siapapun yang menguasai negara ini maka akan menguasai jalur perdagangan dunia.

Berbeda dengan negara negara di Timur Tengah. Suriah mendapat julukan sebagai The Fertile Crescent satu Bulan Sabit Subur. Negara ini memiliki tanah yang subur di dunia, pertanian sangat subur.

Tanaman pangan yang tumbuh di negara tersebut tercatat sebagai tumbuhan dengan kualitas terbaik di dunia. Makanya mata uang Suriah terdapat gambar buah dan tanaman hasil tani nya sendiri.

Beragam kelebihan, keindahan dan peradaban Suriah atau Damaskus menjadi alasan logis mengapa sejak zaman Romawi, Mongol, Perang Salib sampai kekuatan besar hari ini semuanya menginginkan wilayah Suriah.

Pembaca #NarasiAno yang baik. Puasa kita telah memasuki hari ke sebelas Ramadan 1447 H.

Tepat di hari ke sebelas ini, kita kembali melihat bagaimana salah satu pusat peradaban dunia yakni Iran (Persia) pusat ilmu dan teknologi Islam mendapat gempuran dari bangsa lain, Amerika dan Israel. Perang pun kini tengah berkecamuk.

Sejarah bukan sekadar catatan penting dalam perjalanan hidup bangsa dan kehidupan. Sejarah bagaikan bumi yang bulat, berputar dan kembali ke sumbu asalnya. Dan selalu mengisahkan tentang cerita yang sama.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan. Saya mendapat referensi bahwa puasa fase ke sepuluh dan seterusnya, secara klinis, ini adalah waktu di mana kesehatan jantung membaik, sistem imun meremajakan diri, dan peradangan berkurang secara signifikan.

#Seri9
#Ramadan1447H