Mahasiswa KKN Unhas Latih Pengurus BUMDes Desa Mola Nelayan Bhakti Kelola Keuangan Digital

  • Whatsapp
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi, tetapi juga melakukan pendampingan praktik langsung penggunaan Aplikasi PPAK BUM Desa, yang merupakan aplikasi resmi BUM Desa tahun 2024.

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 115 Tematik Maritim Universitas Hasanuddin yang melaksanakan pengabdian di Desa Mola Nelayan Bhakti, Kabupaten Wakatobi, berhasil menyelenggarakan pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis digital bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

Angelia, mahasiswa pemilik program kerja, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program berjudul “Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa: Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Digital”.

Program tersebut diselenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan administrasi keuangan desa.

Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas pengurus BUMDes agar mampu mengelola administrasi keuangan usaha desa secara lebih efisien, sistematis, dan akuntabel.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi, tetapi juga melakukan pendampingan praktik langsung penggunaan Aplikasi PPAK BUM Desa, yang merupakan aplikasi resmi BUM Desa tahun 2024.

Pengurus BUMDes dibimbing secara bertahap, mulai dari pengenalan fitur aplikasi, pencatatan transaksi, hingga penyusunan laporan keuangan secara digital.

Selain menggunakan aplikasi resmi tersebut, peserta pelatihan juga diberikan pemahaman dan praktik alternatif pencatatan keuangan menggunakan Microsoft Excel. Melalui Excel, pengurus BUMDes diajarkan menyusun Buku Kas, Jurnal Umum, Buku Besar, hingga Neraca Saldo secara sistematis.

Pendekatan praktik langsung diterapkan agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikan pencatatan keuangan sesuai dengan kondisi operasional BUMDes.

Dengan metode ini, pengurus BUMDes diharapkan dapat memilih dan menyesuaikan sistem pencatatan keuangan yang paling sesuai, baik menggunakan aplikasi PPAK BUM Desa maupun melalui Excel.

Taufan, selaku Koordinator Desa (Kordes) KKN 115 Tematik Maritim, menegaskan bahwa pelatihan ini mendapat respons positif dari pengurus BUMDes Desa Mola Nelayan Bhakti.

Para peserta menilai kegiatan tersebut sangat membantu, terutama dalam memberikan pemahaman praktis terkait pengelolaan keuangan usaha desa yang selama ini masih dilakukan secara sederhana.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan keuangan BUMDes dapat berjalan lebih transparan dan profesional, sehingga mampu mendukung keberlanjutan usaha desa.

Program ini sekaligus menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN 115 Tematik Maritim Universitas Hasanuddin dalam mendorong penguatan tata kelola ekonomi desa pesisir melalui pemanfaatan teknologi digital.

___
Penulis Taufan, Kordes KKN 115 Tematik Maritim di Wakatobi