PELAKITA.ID – MAKASSAR, 9 Desember 2025 – Pusat Studi Perubahan Iklim (PSPI) Universitas Hasanuddin, bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Hanns Seidel Foundation (HSF), hari ini menggelar pembekalan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim.
Mengusung tema “Sinergi Multi Pihak dalam Merumuskan Program Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Kota Makassar: dari Kebijakan Regional Menuju Aksi Komunitas Pesisir,” kegiatan ini bertujuan mempersiapkan mahasiswa sebagai katalisator aksi iklim di tingkat tapak.
Acara yang berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025 ini dibuka dengan sambutan kunci dari perwakilan HSF, Nila Puspita, Kepala PSPI Unhas Ir. M. Rijal Idrus, MSc., PhD, serta, Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (TRANSDIVA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Ir. Sahriyanti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D.,
Penguatan Kapasitas Melalui Pendekatan Sains dan Kebijakan
Dalam sesi pembekalan pagi yang dipandu oleh Zabhika Dinda Istnaeni, S.Pi., M.Si, para mahasiswa mendapatkan materi mendalam mengenai kerangka kerja iklim global dan nasional. Irawan Asaad, ST., M.Sc, Ph.D dari Kementerian Lingkungan Hidup memaparkan peran strategis mahasiswa dalam mendukung Nationally Determined Contribution (NDC) dan Program Kampung Iklim (ProKlim).
Prof. Nita Rukminasari, SPi., MP., Ph.D kemudian melengkapi wawasan mahasiswa dengan strategi adaptasi berbasis ekosistem pesisir, termasuk restorasi mangrove dan Climate-Smart Aquaculture. Sesi ini krusial mengingat fokus wilayah kerja mahasiswa berada di area pesisir yang rentan.
Lebih lanjut, analisis dampak regional dipaparkan oleh Andi Haerul S.Kel., M.Si dan Andi Annisar Dzati Iffah, S.Kel., M.Si yang menyoroti proyeksi kenaikan muka air laut dan ancaman cuaca ekstrem di Kota Makassar. Pembekalan teknis ditutup dengan panduan metodologi dan keberlanjutan program oleh Dr. Athira Rinandha dan Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, memastikan program mahasiswa memiliki exit strategy yang jelas.
Cengkerama Nasional: Dari Teori ke Aksi Nyata
Pada sesi siang, acara dilanjutkan dengan “Cengkerama Nasional tentang Perubahan Iklim” yang dibuka kembali oleh Direktur Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim, Bapak Irawan Asaad. Forum yang dimoderatori oleh Wisnu Murti, S.Hut., M.Ec Dev, MPP ini menghadirkan praktisi lapangan untuk berbagi best practice.
Sesi ini menghadirkan Yusran Nurdin Massa, S.Kel., M.Si (Kepala Yayasan Hutan Biru) yang membedah teknis restorasi ekosistem pesisir. Selain itu, mahasiswa juga belajar langsung dari komunitas lokal, termasuk Komunitas Anak Sungai Rammang-Rammang mengenai aksi ProKlim, serta Andi Nurdianza dari Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar yang membahas strategi pengendalian sampah melalui Bank Sampah.
Melalui pembekalan ini, diharapkan mahasiswa KKN Tematik Unhas tidak hanya hadir sebagai pelengkap administrasi akademik, namun mampu menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan adaptasi masyarakat pesisir di Makassar dalam menghadapi krisis iklim.
Tentang Pusat Studi Perubahan Iklim (PSPI) Unhas
Pusat Studi Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin adalah lembaga riset dan pengabdian yang berfokus pada isu-isu perubahan iklim, khususnya di wilayah maritim Indonesia, dengan mengedepankan pendekatan sains multidisiplin.
Kontak Media:
[Dr. Suci Ramadhani A., S.Kel/ WA 085711403008]









