Jambore dan Hari Kesatuan Gerak PKK 2025 di Watampone: Momentum Penguatan Peran Kader dalam Membangun Keluarga Sehat, Mandiri, dan Berdaya

  • Whatsapp
Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan hadir dalam kegiatan Jambore dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2025 di Watampone, Kabupaten Bone.

PELAKITA.ID – Watampone, 4 Oktober 2025 — Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan hadir dalam kegiatan Jambore dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2025 yang diselenggarakan di Watampone, Kabupaten Bone.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kader PKK dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya.

Sebagai mahasiswa magang Universitas Hasanuddin di Dinas PMD Provinsi Sulawesi Selatan, Dia Mangenda turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan mencatat bahwa acara ini berhasil menghadirkan semangat kolaborasi lintas daerah.

Kegiatan yang berlangsung pada 3–4 Oktober 2025 diikuti oleh ratusan kader PKK dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Sejak hari pertama, para kader menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Kehadiran mereka tidak hanya untuk memeriahkan kegiatan, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan terhadap penguatan gerakan keluarga sehat di masing-masing daerah.

Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah lomba vlog bertema “Rencanakan Sehat, Inspirasi Keluarga Berkualitas.

” Melalui kompetisi ini, para kader PKK ditantang untuk menyampaikan pesan edukasi kesehatan secara kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami masyarakat. Konten yang ditampilkan pun beragam — mulai dari pentingnya perencanaan keluarga, pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), hingga dukungan keluarga terhadap tumbuh kembang anak.

Lomba vlog ini menjadi langkah inovatif dalam memperkuat gerakan PKK di era digital. Pesan-pesan kesehatan yang sebelumnya disampaikan secara konvensional kini dikemas lebih menarik melalui media visual, sehingga mampu menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda.

PKK selama ini dikenal sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat keluarga. Melalui 10 Program Pokok PKK, para kader menjadi ujung tombak edukasi masyarakat — mulai dari perencanaan kesehatan, pemenuhan gizi keluarga, hingga pengelolaan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman.

Puncak kegiatan Jambore dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53, yang menjadi ajang penghargaan bagi kader inspiratif serta mitra PKK yang berperan aktif dalam menggerakkan masyarakat menuju keluarga sehat dan berdaya.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Sosial Budaya Dinas PMD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Onny Noormita, SP., MP., menyampaikan bahwa Jambore PKK bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga wadah silaturahmi, penguatan kapasitas, serta pemicu semangat kader untuk terus bergerak.

“Melalui lomba vlog, kader tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar bagaimana menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang menarik dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Ini menjadi bentuk adaptasi PKK dalam mengedukasi masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dia Mangenda juga melakukan wawancara dengan Andi Onny Noormita, menggali lebih dalam makna dan dampak kegiatan Jambore dan HKG PKK 2025 bagi penguatan gerakan PKK di Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini memberikan pembelajaran penting bahwa peningkatan kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga diperkuat oleh gerakan sosial berbasis keluarga seperti PKK. Ketika keluarga kuat, sadar akan pentingnya perencanaan kesehatan, dan memiliki daya untuk mandiri, maka masyarakat pun akan tumbuh lebih sehat, tangguh, dan berkualitas.

Penulis: Dia Mangenda