PELAKITA.ID – Nama lengkapnya Dr. Drs. H. Jufri Rahman, M.Si. Penulis bertemu dengannya pekan lalu pada acara Koneksi – Yayasan BaKTI di Four Points Hotel, Makassar.
Kesan dari pertemuan itu, dia masih tetap cemerlang saat menyampaikan gagasan pembangunan daerah, prakondisi, pemanfaatan data dan informasi, atau pengetahuan serta penting komunikasi dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Penulis mengenal pertama kali saat bekerja di JICA CD Project dan saat itu Jufri Rahman sebagai Kepala Badan Diklat Sulawesi Selatan tahun 2009-2012.
Lebih dekat
Di forum itu juga penulis mendengar pujian dari beberapa peserta bahwa sosok birokrat seperti Jufri tergolong langka. Langka dari sisi kapabilitas, langka dari sisi jalan karir di birokrat, langka dari himpunan ide dan prestasi layaknya sebuah tatatan birokrasi.
Seorang kawan, salah ASN di Gowa bilang ke penulis. “Pengalaman Datok Jufri, dalam dan luas, sejak SMP, sejak dia berorganisasi,” kata kawan kita itu. Kita sebut saja Tetta Raga yang juga hadir saat Jufri Rahman sebagai narasumber kegiatan Koneksi – Yayasan BaKTI dimaksud.
Jufri Rahman lahir di Bontonompo Kabupaten Gowa pada 19 September 1966. Saat ini ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sejak 14 Agustus 2024.
Dengan latar belakang akademik dan pengalaman birokrasi yang panjang, Jufri Rahman menapaki kariernya melalui berbagai posisi strategis di pemerintahan.
Perjalanan pendidikannya yang kokoh serta kiprahnya dalam birokrasi menjadikannya salah satu figur penting dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Sebagai Sekda Sulsel, ia memegang peran sentral dalam mengoordinasikan kebijakan pembangunan, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan menjembatani visi kepemimpinan daerah dengan implementasi program di lapangan.
Pendidikan
-
S3 Ilmu Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta – 2024
-
S2 Administrasi Publik, STIA LAN–Universitas Hasanuddin – 2001
-
S1 Ilmu Administrasi, Manajemen Pembangunan Perkotaan dan Daerah, STIA LAN – 1995
-
Diploma III Pemerintahan, Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) – 1988
-
SMA Negeri 159 Sungguminasa – 1985
Pada tahun 1995, ia berhasil meraih gelar S1 Ilmu Administrasi – Manajemen Pembangunan Perkotaan & Daerah di STIA LAN. Karier akademiknya berlanjut hingga ke tingkat magister, ketika ia memperoleh gelar Magister (M.Si) di STIA LAN–Unhas pada tahun 2001.
Puncak pencapaian akademiknya diraih pada Desember 2024, ketika ia menyelesaikan pendidikan doktoral di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN, Kemendagri) dengan predikat cum laude dan IPK 3,869.
Disertasi yang ia pertahankan berjudul “Kepemimpinan Digital dalam Mewujudkan Reformasi Birokrasi di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan”, yang menjadi kontribusi penting bagi pengembangan gagasan kepemimpinan birokrasi modern di daerah.
Dalam perjalanan kariernya, Dr. Drs. H. Jufri Rahman, M.Si aktif memperkuat kapasitas melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan.
Ia mengikuti Latihan Gabungan Bela Negara pada tahun 2017, serta sebelumnya memperdalam keterampilan komunikasi dengan mengikuti Diklat Public Speaking pada tahun 2003.
Komitmennya dalam memahami dinamika pemerintahan juga diwujudkan dengan mengikuti Program Pembekalan tentang Hubungan Luar Negeri dalam rangka Pelaksanaan Otonomi Daerah pada tahun 2002. Di bidang kehumasan dan keprotokolan, ia mengikuti pelatihan khusus pada periode 1997–1999, yang memperkaya kemampuannya dalam tugas-tugas strategis pemerintahan.
Selain itu, ia mengikuti Diklat Pola Kerja Terpadu pada tahun 1995, serta ditempa dengan kemampuan dasar kedisiplinan dan tanggap darurat melalui Laksar SAR tahun 1990 dan Diksar Militer pada tahun 1990.
Karier & Jabatan Kunci
Dr. Drs. H. Jufri Rahman, M.Si saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Ib) Provinsi Sulawesi Selatan sejak Agustus 2024 hingga sekarang.
Sebelumnya, ia dipercaya menjadi Staf Ahli Menpan RB Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Ib) di KemenPANRB sejak tahun 2019 hingga Agustus 2024, serta pernah menjabat sebagai Plt. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan (Ib) di KemenPANRB pada tahun 2020.
Pada tahun 2019, ia juga mengemban tugas sebagai Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat, Subbidang Kesejahteraan Rakyat (IIb) di Provinsi Sulawesi Selatan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (IIa) Provinsi Sulawesi Selatan pada periode 2016–2019.
Selain itu, ia pernah menjadi Pj. Bupati Sinjai pada tahun 2018 dan Pj. Bupati Tana Toraja pada tahun 2015.
Dalam lingkup provinsi, ia juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (IIa) Provinsi Sulawesi Selatan periode 2013–2016, setelah sebelumnya menjadi Plt. Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (IIa) Provinsi Sulawesi Selatan pada 2012–2013.
Riwayat kariernya juga mencatat posisi sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (IIa) Provinsi Sulawesi Selatan pada 2009–2013, serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (IIa) Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2009–2009.
Ia pernah pula menjadi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda (IIb) Provinsi Sulawesi Selatan pada 2008–2009, dan sebelumnya Kepala Biro Dekonsentrasi (IIb) Provinsi Sulawesi Selatan pada periode 2002–2008.
Pada level jabatan eselon III, Jufri Rahman sempat menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol Biro Humas dan Protokol Setda (IIIa) Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2002, serta Plt. Kepala Bagian Protokol Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sulawesi Selatan (IIIa) pada 2001–2002.
Ia juga menduduki jabatan sebagai Kasubag Pengaturan Acara pada Bagian Protokol (IVa) Provinsi Sulawesi Selatan pada periode 2001–2002, serta Pj. Kepala Bagian Protokol/Perjalanan (IVa) Provinsi Sulawesi Selatan antara tahun 1999–2001.
Karier awalnya di pemerintahan dijalani sebagai Pjs. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan pada Bagian Protokol/Perjalanan Provinsi Sulawesi Selatan pada periode 1993–1999, yang menjadi fondasi penting perjalanan birokrasi panjangnya hingga kini.
Fokus dan gagasan
Dalam menjalankan peran sebagai birokrat, Jufri Rahman membawa sejumlah fokus dan gagasan strategis.
Pertama, ia menekankan pentingnya pelayanan publik dan terciptanya suasana kondusif sebagai prasyarat eksekusi kebijakan dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Kedua, ia mendorong reformasi birokrasi berbasis kepemimpinan digital, sejalan dengan hasil penelitian doktoralnya. Menurutnya, kepemimpinan digital merupakan kunci untuk meningkatkan efektivitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ketiga, Jufri aktif memperkuat program-program strategis daerah, termasuk percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai kabupaten/kota.
Upaya ini diarahkan untuk memperkuat basis ekonomi masyarakat melalui pendekatan kelembagaan yang inklusif.
Selain itu, ia juga menekankan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penguatan integritas, etika, dan manajemen kinerja. Bagi Jufri, hal ini merupakan fondasi kepemimpinan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penghargaan
Atas dedikasi dan pengabdiannya, Dr. Drs. H. Jufri Rahman, M.Si telah menerima berbagai penghargaan bergengsi dari pemerintah maupun lembaga lain. Pada tahun 2018, ia dianugerahi Satya Lencana Karya Satya XXX Tahun sebagai tanda pengabdian panjangnya di birokrasi.
Sebelumnya, pada tahun 2016, ia memperoleh Lencana Pancawarsa V Pramuka, serta penghargaan sebagai Pelaksana Sinkronisasi Dokumen Perencanaan RPJM Desa/APBD Desa dengan RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan pada 1.000 desa di Provinsi Sulawesi Selatan, sebuah capaian penting dalam tata kelola pembangunan daerah.
Pada tahun 2015, kiprahnya di bidang pemerintahan membuatnya terpilih sebagai Marketeer of The Year Makassar 2015 untuk sektor pemerintahan, sebuah penghargaan yang menegaskan inovasi dan kepemimpinannya dalam pelayanan publik.
Sebelum itu, ia juga meraih Satya Lencana Karya Satya XX Tahun pada 2008, serta Satya Lencana Karya Satya X Tahun pada 1997, yang semuanya menjadi pengakuan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara.
Editor: Denun









