‘Tunjuk-Tunjuk Daeng Ita’, Sensasi Makan Prasmanan ala Makassar di BSD City

  • Whatsapp
Kangen menu begini di BSD? Mari....

PELAKITA. ID – Di Hometown Kopizone, penulis bersua Rusman Madjulekka, alumni Komunikasi Unhas angkatan 90 dan Makhfudz Sappe, founder LionMag.

Kedua sahabat itu bercerita kalau di Kawasan BSD Ciyu, ada sebuah ruko dua lantai yang bertuliskan “Pondok Makassar.”

“Dari kejauhan, bangunan itu tidak tampak seperti kantor atau toko. Gambar aneka makanan yang terpampang di beberapa sisi justru menegaskan bahwa ini adalah rumah makan,” kata Rusman.

Dia masuk dan tergoda dengan informasi terpajang: Menu khas Makassar: coto, sop saudara, sop konro, iga bakar, pisang ijo, hingga jalangkote.

“Tak diragukan lagi, ini restoran dengan cita rasa Sulawesi Selatan,” ucap Rusman.

Menurut Rusman, kedatangan saya bertepatan dengan jam makan siang. Suasana di lantai satu begitu ramai hingga tak ada meja tersisa. Seorang pelayan kemudian mengarahkan saya ke lantai dua.

Ruang di lantai atas berbeda. Di bagian tengah, beberapa meja digabung dengan bangku panjang seperti suasana warteg. Dekat dinding, deretan lauk tersaji rapi.

“Inilah konsep khas rumah makan ini: prasmanan ala Makassar yang disebut “tunjuk-tunjuk”—pengunjung cukup menunjuk makanan yang ingin disantap,” ucap Rusman.

Dia pun memuji warung itu sebagai tempat kuliner yang menawarkan nuansa kuliner Makassar.

Dia lalu menyebut paria kambu, ayam palekko, pallumandar, ikan sunu kering, masak cempa, teri tumis, langgaroko, lawara, udang, cumi, nasi merah, nasi kuning, bahkan tuing-tuing alias ikan terbang.

Ita Akbar (dok: Rusman Madjulekka)

“Yang tak kalah menggoda adalah aneka sambal khas, termasuk raca-raca mangga, irisan mangga muda pedas yang menyegarkan,” tambah Rusman.

Rupanya, pemilik warung itu bernama Ita Akbar. “Satu almamater dengan Daeng Nuntung di Smansa Makassar angkatan 1985,” kata Makhfudz Sappe kepada kepada penulis.

“Warung tunjuk-tunjuk ini baru buka, soft launching 27 Juni lalu,” jelas Ita sebagaimana dipubliksasi di LionMag.

Ita adalah alumnus Teknik Geologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Konsep ini, kata Ita, adalah pengembangan dari “Pondok Makassar”, rumah makan yang ia rintis bersama suaminya sebelum pandemi. Selain menu prasmanan, pengunjung juga bisa menikmati kudapan khas Makassar seperti pisang ijo, jalangkote, putu cangkir, dan pisang goreng, ditemani secangkir kopi racikan Warkop Azzahrah Makassar.

Lokasi Strategis

“Pondok Makassar” berlokasi di kompleks ruko Golden Vienna BA 9, Jl. Kencana Raya, Rawa Buntu—masih dalam kawasan BSD City, Tangerang Selatan. Aksesnya cukup mudah, hanya sekitar 1,2 km dari Stasiun Rawa Buntu dengan ojek online.

Meski bukan satu-satunya restoran khas Makassar di kawasan Serpong, Ita menegaskan bahwa “Tunjuk-Tunjuk Daeng Ita” menawarkan sesuatu yang berbeda.

Tunjuk Tunjuk Daeng Ita (dok: Rusman Madjulekka)

“Menu boleh mirip dengan tempat lain, tapi kualitas rasa jelas berbeda. Di sini kami jaga keaslian cita rasa Makassar, dengan pelayanan ramah dan harga terjangkau,” tuturnya dikutip dari LionMag.

Dengan konsep unik “tunjuk-tunjuk,” Ita ingin menghadirkan kekayaan rasa dari Timur Indonesia langsung di jantung BSD City.

Bukan sekadar rumah makan, “Pondok Makassar” menjadi ruang nostalgia sekaligus penghubung cita rasa Makassar bagi perantau maupun pencinta kuliner nusantara.

“Yang datang sekali, pasti ingin kembali lagi,” janji Ita dengan penuh keyakinan.

Tunjuk-Tunjuk Daeng Ita dapat pula dibaca di sini

Editor Denun