PELAKITA.ID – Jeneponto, 25–28 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 67 Universitas Hasanuddin menggelar program “PEDULI DM: Penyuluhan dan Edukasi untuk Lindungi Diri dari Diabetes Melitus” di Desa Bontomate’ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto.
Salsabila Fatihah Paramesti, mahasiswa dari Prodi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin angkatan 2022, dan salah satu mahasiswa KKN-PK Unhas Posko Desa Bontomate’ne Program menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai definisi, gejala, pencegahan, dan penanganan awal Diabetes Melitus.

“Penyakit tidak menular yang kasusnya terus meningkat di Indonesia,” ujarnya di depan warga.
Kegiatan dimulai pada Jumat, 25 Juli 2025, di Dusun Tonroa Selatan, kemudian berlanjut pada Sabtu, 26 Juli 2025, di tiga dusun sekaligus: Dusun Munte, Dusun Tonroa Utara, dan Dusun Bungungbarana Utara,” ungkap Salsabila.
Program ditutup pada Senin, 28 Juli 2025, di Kantor Desa Bontomate’ne dengan edukasi khusus bagi perangkat desa dan tokoh masyarakat.
“Kami menyampaikan materi secara interaktif mengenai faktor risiko, tanda awal, serta langkah pencegahan melalui pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, dan pemeriksaan kesehatan berkala. Penyuluhan dikemas sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami seluruh lapisan masyarakat,” terangnya kepada Pelakita.ID.
Dikatakan, antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Dalam sesi diskusi, banyak peserta mengaku termotivasi untuk mulai mengubah kebiasaan sehari-hari.
“Kami sangat terbantu dengan adanya penyuluhan ini. Sekarang saya jadi lebih paham dan ingin mulai hidup lebih sehat,” ujar salah satu warga.
Melalui program “PEDULI DM”, mahasiswa KKN-PK berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Desa Bontomate’ne untuk menjaga kesehatan dan mencegah meningkatnya kasus Diabetes Melitus di wilayah tersebut.
Penulis:
Salsabila Fatihah Paramesti, mahasiswa dari Prodi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin angkatan 2022









