PELAKITA.ID – Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan resmi menjalin kemitraan strategis dengan Garuda Astacita Nusantara (GAN) Sulawesi Selatan dalam rangka mendampingi dan memperkuat kapasitas kelembagaan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh wilayah Kabupaten Maros.
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Kepala Dinas Koperasi Maros, Agustam, S.E., M.Si., dan Ketua GAN Sulsel, Sugianto Wahid.
Penandatanganan berlangsung bersamaan dengan pelantikan para pengurus dan pengawas KMP se-Kabupaten Maros, yang dipimpin langsung oleh Bupati Maros, Dr. H. A. Chaidir Syam, S.H., M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Chaidir Syam menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk memperkuat peran koperasi sebagai ujung tombak ekonomi kerakyatan.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Pendampingan yang akan dilakukan GAN Sulsel diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola koperasi, kapasitas manajerial pengurus, serta mendorong tumbuhnya usaha produktif yang profesional,” ujarnya.
Ketua GAN Sulsel, Sugianto Wahid, menyambut amanah tersebut dengan komitmen kuat.
Ia menyatakan bahwa pihaknya siap menjalankan pendampingan secara sistematis dan berkelanjutan, mencakup pelatihan manajemen koperasi, pengembangan usaha produktif, serta digitalisasi tata kelola koperasi.
“Kami ingin memastikan Koperasi Merah Putih di Maros tumbuh sehat, transparan, dan memiliki daya saing. Fokus utama kami adalah penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembukaan akses ke jaringan usaha yang lebih luas,” tegasnya.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya.
Melalui pendampingan terpadu ini, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat benar-benar hadir sebagai wadah ekonomi yang inklusif, mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya sekaligus memberi dampak positif bagi pembangunan sosial-ekonomi masyarakat Maros.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi pendamping seperti GAN Sulsel, optimisme untuk membangun koperasi modern dan berkelanjutan di bumi Maros bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju transformasi ekonomi rakyat yang berkeadilan dan bermartabat.









