Resensi Buku | Beban Ekonomi Suku Bugis Akibat Stroke, Dari Perilaku hingga Beban Langsung

  • Whatsapp
Ilustrasi Buku (dok: Istimewa)

PELAKITA.ID – Dalam upaya memperkaya literatur kesehatan berbasis kearifan lokal, lima akademisi dari berbagai latar belakang keilmuan menghadirkan sebuah buku penting berjudul “Beban Ekonomi Suku Bugis Akibat Stroke”.

Buku ini merupakan karya kolaboratif dari Alimin Maidin, Kasman Makkasau, Amran Razak, Darmawansyah, dan Achmad R. Muttaqien, yang mencoba menelaah lebih dalam dampak stroke terhadap aspek ekonomi, khususnya di kalangan masyarakat Bugis.

Komunitas Bugis tersebar di seluruh pelosok dunia tapi konteks dan lokasi kajian komunitas Bugis di jazirah pantai timur, dan sebagian pantai barat Sulawesi Selatan.

”Dengan pendekatan ilmiah dan observasi lapangan yang kuat, buku ini menggambarkan bagaimana penyakit stroke bukan hanya menimbulkan penderitaan fisik dan psikologis, tetapi juga menciptakan beban ekonomi yang signifikan bagi keluarga dan komunitas,” ujar Prof Amran Razak, salah satu penulis.

Pria yang juga ’Ekonom Kesehatan Unhas ini’ menyatakan, dalam konteks budaya Bugis yang sangat menjunjung nilai solidaritas sosial, kondisi ini menimbulkan dinamika tersendiri dalam mengelola penyakit kronis dan biaya yang menyertainya.

”Buku ini menjelaskan perilaku kesehatan suku atau komunitas Bugis, lalu dijejaskan pula tentang beban ekonomi tidak langsung (indirect cost), beban ekonomi langsung, hingga total beban ekonomi bagi pasen dan keluarga suku Bugis akibat stroke,” tambahnya.

Buku ini diterbitkan oleh PT. Literasi Nusantara Abadi Grup, buku ini menjadi salah satu kontribusi penting dalam memperluas pemahaman tentang ketimpangan akses kesehatan dan tantangan ekonomi yang dihadapi kelompok etnis di Indonesia.

Penerbit yang berbasis di Kota Malang ini terus mendukung penerbitan buku-buku akademik yang membahas isu-isu kontekstual dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Edisi perdana buku ini terbit pada April 2023, dengan proses editorial ditangani oleh Alfiah Ramadhani Amran, Andi M. Rusdi Maidin, dan Wahyuti, serta perancangan visual oleh Syafri Imanda.

Tampilannya yang sederhana namun elegan dengan jumlah halaman 120, mendukung isi buku yang padat data dan reflektif terhadap realitas sosial-ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan.

Sebagai catatan penting, seluruh isi buku ini dilindungi hak cipta. Pengutipan atau reproduksi dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit adalah tindakan yang melanggar hukum.

Editor Denun