DLH Makassar Tingkatkan Layanan Sistem Persampahan, Ferdi Mochtar: PSEL Bisa Jadi Solusi

  • Whatsapp
Ferdi Mochtar (Sumber: DLH Makassar_

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Penataan Total Sistem Persampahan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Makassar. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan Makassar yang lebih ramah lingkungan.

Plt Kepala DLH Kota Makassar, Ferdi Mochtar mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada penataan, tetapi juga menangani sampah secara komprehensif, dari hulu hingga hilir.

Hal mendasar yang dilakukan pihaknya adalah peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.

Read More

“Kami gencar melakukan sosialisasi dan edukasi mencakup cara memilah sampah organik dan anorganik serta pentingnya daur ulang,” ucap Ferdi, (25/6/2024)

Menurutnya, DLH juga memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah.

”Salah satu inovasi yang diterapkan adalah Bank Sampah,” kata dia.

Ferdi menyebutkan sebanyak 1.076 unit Bank Sampah yang beroperasi produktif di tingkat warga dan instansi pemerintah.

“Sistem ini berguna untuk masyarakat yang menukarkan sampah dengan sejumlah uang,” jelasnya.

Dia berharap pendekatan ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam pengelolaan sampah dan mendukung ekonominya,”

Di muara atau hilir, Ferdi menyebut terdapat 3 Bank Sampah yang menerapkan 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle dalam pengelolaan sampah yang bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.

Kata dia, penerapan 3R mendorong masyarakat untuk mendaur ulang sampah menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali atau diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis.

”Salah satu fokus utama dalam pengelolaan sampah di Kota Makassar adalah penanganan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa,” ungkapnya.

Dia menambahkan, volume sampah TPA Tamangapa saat ini sudah melebihi kapasitasnya.

”Sebagai alternatif, Pemkot Makassar akan mendirikan Pusat Pengelolaan Sampah Berbasis Listrik (PSEL),” ucap dia.

Dia mengaku pihaknua aktif dalam pembahasan mengenai PSEL meski menurutnya bukan hal mudah di tengah keterbatasan lahan di kota seperti Makassar.

”Terkait PSEL ini, khususnya terkait dengan kontrak dengan PT Sarana Utama Sinergi yang sudah mulai berjalan. Ini merupakan pemenang tender PSEL. Insha Allah akan segera dilakukan groundbreaking,” jelasnya kepada awak media.

Dia berharap, melalui PSEL ini, dalam 10 tahun ke depan penanganan persampahan di Kota Makassar dapat diatasi dengan baik dan efektif.

“Dan tentu berkontribusi dalam penyediaan sumber listrik yang berkelanjutan di Kota Makassar,” tambahnya.

Sesuai dengan arahan Walli Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, PSEL ini harus memberi solusi secara sosial, ekonomi dan lingkungan.

”Itu artinya, kita ingin PSEL, baik dalam proses persiapan, implementasi dan setelah berjalan dapat memberikan manfaatnya yang lengkap dan sesuai dengan harapan Pemerintah Kota dan tentu saja masyarakat setempat,” pungkas Ferdi.

 

Redaksi

 

Related posts