Burhan Sabir, Anak Takalar dengan Segudang Prestasi Membanggakan

  • Whatsapp
Burhan diapit Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Ibu Ketua TP PKK Takalar, Ny. Dewi Sri Ekowati Firdaus (dok: Istimewa)

Di balik deretan prestasi tersebut, Burhan juga mendapat perhatian publik berkat kemampuannya menirukan gaya pidato Presiden Soekarno, khususnya saat membacakan teks UUD 1945.

PELAKITA.ID – Dari Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, lahir seorang anak muda berbakat yang namanya kian dikenal luas.

Burhan Sabir Sabri Nursyamsu bukan hanya dikenal karena prestasinya yang gemilang di berbagai lomba, tetapi juga karena kemampuannya yang unik dalam berpidato—bahkan sempat viral karena gaya pengucapan UUD 1945 yang menyerupai Presiden Soekarno.

Kemampuan Burhan dalam berbicara di depan publik memang tidak datang secara tiba-tiba.

Sejak usia sekolah dasar, ia telah aktif mengikuti berbagai ajang lomba, mulai dari membaca puisi, mendongeng, hingga ceramah agama.

Konsistensinya dalam mengasah kemampuan membuat namanya berulang kali meraih juara, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Perjalanan prestasi Burhan dimulai sejak tahun 2020. Saat itu, ia berhasil meraih Juara 3 Lomba Baca Puisi Pekan Perpustakaan tingkat kabupaten. Di tahun yang sama, ia juga meraih Juara Harapan 2 pada Lomba Adzan dan Iqamah FASI XI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Setahun kemudian, bakatnya semakin bersinar. Burhan meraih Juara 1 Lomba Mendongeng Tunas Bahasa Ibu tingkat kabupaten, lalu melanjutkan prestasi tersebut dengan meraih Juara 2 di tingkat Provinsi Sulselbar pada ajang yang sama.

Kemampuannya tidak hanya terbatas pada seni tutur, tetapi juga dakwah. Pada tahun 2022, ia meraih Juara 3 dalam ajang Da’i Cilik Semarak Ramadhan tingkat kabupaten.

Prestasi ini kemudian meningkat di tahun berikutnya, saat ia berhasil meraih Juara 1 Lomba Ceramah Ramadhan tingkat kabupaten pada tahun 2023.

Tahun 2023 juga menjadi momentum penting lainnya, ketika Burhan kembali meraih Juara 1 dalam Lomba Baca Puisi Pekan Perpustakaan tingkat kabupaten.

Konsistensi ini terus berlanjut di tahun 2024, di mana ia meraih Juara 1 Lomba Ceramah Agama Islam Bahasa Indonesia FASI XII tingkat kabupaten dan Juara 2 di tingkat Provinsi Sulselbar.

Masih di tahun yang sama, Burhan kembali menunjukkan keunggulannya dengan meraih Juara 1 Lomba Pidato pada Pekan Kebudayaan Kabupaten Takalar.

Prestasinya semakin meluas hingga tingkat provinsi dan nasional pada tahun 2025. Ia berhasil meraih Juara 2 Lomba Baca Puisi dalam rangka Hari Anak Nasional tingkat provinsi.

Tak berhenti di situ, Burhan juga meraih Juara 1 Lomba Dongeng Karya Cipta Baru kategori kelas 4–6 tingkat provinsi, dan kemudian mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara 3 di tingkat nasional pada ajang yang sama.

Di balik deretan prestasi tersebut, Burhan juga mendapat perhatian publik berkat kemampuannya menirukan gaya pidato Presiden Soekarno, khususnya saat membacakan teks UUD 1945.

Aksi tersebut sempat viral dan menuai apresiasi luas, karena dinilai mampu menghidupkan kembali semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.

Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar turut memberikan penghargaan kepada Burhan.

Dalam salah satu momen penyerahan hadiah, Bupati Takalar hadir langsung didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, menunjukkan dukungan nyata terhadap generasi muda berprestasi.

Kisah Burhan Sabir menjadi bukti bahwa dengan ketekunan, latihan, dan keberanian untuk tampil, anak daerah mampu bersaing dan berprestasi hingga tingkat nasional.

Ia bukan hanya membawa nama baik dirinya, tetapi juga mengharumkan Kabupaten Takalar di kancah yang lebih luas.

Lebih dari itu, Burhan adalah potret harapan—bahwa masa depan bangsa juga sedang tumbuh dari panggung-panggung kecil, dari lomba-lomba sederhana, dan dari anak-anak yang berani bermimpi besar.

__
Penulis Kamaruddin Azis