Rusman Madjulekka | Dilan dan Milea, Regenerasi Alumni Muda Ala DPW IKA Unhas Jabodetabek

  • Whatsapp
“Selalu ada Dilan dan Milea baru,” bisik Ady Suriadi, alumni FEB anggota Ikafe Unhas yang duduk disamping saya. Dia mengumpamakan dua tokoh anak muda yang populer dikalangan gen Z dengan kisah romansa persahabatan. Dimana kisah Dilan dan Milea berlanjut ke fase dewasa dengan latar belakang kehidupan kampus yang diangkat dalam film terbaru berjudul Dilan ITB 1997, yang dijadwalkan tayang pada 30 April 2026.

PELAKITA.ID – Furqon, Taufik, Gafur, Sabrina, Weny dan nama-nama lainnya bergema dan terdengar nyaring dalam ruang meeting yang asri di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4) siang.

Suasana mendadak riuh, diselingi joke-joke ringan mencairkan suasana yang menambah keakraban.

Mereka tak sekadar menghadirkan wajah-wajah baru, tapi juga semangat baru yang menarik karena penuh spektrum “warna” yang pancarkan gairah dan optimisme.

“Selalu ada Dilan dan Milea baru,” bisik Ady Suriadi, alumni FEB anggota Ikafe Unhas yang duduk di samping saya.

Dia mengumpamakan dua tokoh anak muda yang populer dikalangan gen Z dengan kisah romansa persahabatan. Dimana kisah Dilan dan Milea berlanjut ke fase dewasa dengan latar belakang kehidupan kampus yang diangkat dalam film terbaru berjudul Dilan ITB 1997, yang dijadwalkan tayang pada 30 April 2026.

Rasanya regenerasi alumni muda sedang berjalan di tubuh organisasi ikatan alumni (IKA) Unhas Jabodetabek.

Mengapa? Karena di setiap meeting yang digelar selalu saja ada sesi perkenalan. Ada-ada saja wajah-wajah baru alumni muda yang hadir.

Seperti perkenalan di sela-sela rapat yang membahas persiapan Halal Bil Halal (HBH) sekaligus peresmian sekretariat organisasi, Sabtu (11/4) siang di ruang kantor yang asri di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, yang difasilitasi Indry Annantah, Bendahara Umum DPW IKA Unhas Jabodetabek.

Di bawah kepengurusan Andi Afdal, sebagai nakhoda DPW IKA Unhas Jabodetabek selalu saja bermunculan nama-nama baru alumni yang sangat aktif.

Seperti perkenalan di sela-sela rapat yang membahas persiapan Halal Bil Halal (HBH) sekaligus peresmian sekretariat organisasi, Sabtu (11/4) siang di ruang kantor yang asri di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, yang difasilitasi Indry Annantah, Bendahara Umum DPW IKA Unhas Jabodetabek.

Misalnya dulu dkenal era alumni muda dengan motor penggeraknya seperti Ryan Saputra dkk, lalu muncul Fatir Kasim dkk, dan kini lahir lagi era Sabrina dkk.

“Kami selalu mendorong dan memberi ruang yang besar bagi adek-adek alumni muda untuk lebih aktif di setiap kegiatan,” kata Andi Afdal, Ketua DPW IKA Unhas Jabodetabek.

Menurut Afdal, masa depan kegiatan dan organisasi alumni sesungguhnya ada ditangan para alumni muda karena merekalah yang akan menjadi pelanjut membesarkan organisasi alumni ini.

Seperti fenomena lainnya, Dilan dan Milea yang merasuki tubuh organisasi alumni IKA Unhas Jabodetabek pun diwarnai berbagai cerita dan aksi fan.

Tak jarang, wajah Ketua Afdal sumringah dengan tawa lepas disela-sela memimpin rapat pengurus.

Semua cerita alumni muda dan atensi kepengurusan selama ini, menjadi bukti kesuksesan nyata Ketua Afdal membangun iklim dan suasana nyaman berkreasi.

Kepemimpinan egaliter dan merangkul menjadi daya tarik alumni muda mau terlibat dalam setiap kegiatan.

Efek Dilan dan Milea mampu menawarkan penyegaran baru bagi kepengurusan IKA Unhas Jabodetabek, sekalgus ia menjadi bukti bahwa regenerasi dengan pendekatan gen Z adalah jawaban untuk menggerakkan roda organissi dan program kerja yang sudah dicanangkan.

Dan satu tantangan bagi alumni muda. Menjalankan prinsip manajemen yang paling sederhana dengan baik. Yakni “Menuliskan apa yang akan dikerjakan dan mengerjakan apa yang sudah ditulis.”

Editor Denun