Oleh: Rusdin Tompo*
PELAKITA.ID – Muhammad Burhanuddin adalah seorang tokoh organisasi yang dikenal aktif dalam ruang publik, khususnya dalam isu-isu kebangsaan, kepemudaan, dan jaringan sosial kemasyarakatan.
Ia kerap tampil dalam berbagai forum sebagai representasi kelompok masyarakat sipil yang mendorong gagasan pembangunan berbasis kapasitas, bukan sekadar loyalitas politik. Dalam sejumlah pernyataannya, ia menekankan pentingnya figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan efektivitas kerja dalam mendukung arah pembangunan nasional.
Dalam konteks organisasi, Muhammad Burhanuddin dikenal sebagai Ketua DPP dari Garuda Astacita Nusantara, sebuah wadah yang mengusung semangat kebangsaan dan pembangunan yang selaras dengan visi besar nasional, termasuk gagasan Asta Cita.
Organisasi ini berperan sebagai ruang konsolidasi pemikiran dan gerakan, yang berupaya menghubungkan berbagai elemen masyarakat—mulai dari pemuda, profesional, hingga tokoh daerah—untuk berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.
Pria yang berulang tahun hari ini, 29 Maret 2026 mendapat kado sajak indah dari koleganya, sesama alumni Fakultas Hukum Unhas angkatan 1987.
Lelaku dengan Visi Siri na Pacce
Lelaki itu terus berjalan
Ia peka mengulurkan tangan
Silaturahmi menjadi rohnya pada sesiapa ia berkawan
Tanpa perlu menerakan namanya dalam daftar sumbangan kebajikan
Tangannya selalu ramah berbagi rona kebahagiaanMeski ia tak banyak bersuara tetapi resonansinya terasa nyaman
Kerendahatian adalah sikap yang selalu ia tunjukkan
Binar matanya teduh penanda kebijaksanaanIa senyata laku siri na pacce dalam hidup keseharian
Setiap jalan yang ia tapaki wujud pengabdian pada kemanusiaan
Tanpa pilah pilih perbedaanSebab ia berkeyakinan
Kita bisa bertumbuh tangguh bila bersesama dalam kebersamaanItulah mengapa ia terus berjalan
Menyemai ide dan gagasan
Sebagai gerakan pemberdayaan
Dengan visi asta cita bagi Indonesia yang berkemajuan.Makassar, 29 Maret 2026
*) Rusdin Tompo lahir di Ambon, 3 Agustus 1968. Merupakan inisiator Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. Telah menerbitkan beberapa buku kumpulan puisi. Namanya tercantum dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia (Yayasan Hari Puisi Indonesia, 2017). Selain sebagai penulis, ia juga merupakan editor, dan penggiat literasi. Ia merupakan Koordinator Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA Provinsi Sulawesi Selatan.









