PELAKITA.ID – Suasana malam Ramadan di Lapangan Merdeka Sengkang terasa lebih hidup dari biasanya. Tabuhan bedug bertalu-talu memecah udara malam, memanggil perhatian warga yang memadati arena kegiatan Wajo Ramadhan Expo 2026.
Di tengah semarak itu, Andi Rosman hadir langsung menyaksikan rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Ramadan masyarakat Kabupaten Wajo.
Pada Rabu, 13 Maret 2026, salah satu agenda yang paling menyita perhatian adalah lomba bedug sahur yang disponsori oleh HAR 88.
Dentuman ritmis bedug yang dimainkan secara berkelompok menghadirkan suasana meriah sekaligus menggugah nostalgia tradisi membangunkan warga untuk sahur.
Sebanyak 12 peserta dari Kecamatan Tanasitolo tampil bergantian menunjukkan kreativitas dan kekompakan mereka dalam menabuh bedug.
Masing-masing kelompok berusaha menghadirkan variasi irama yang unik, berpadu dengan gerakan dan ekspresi yang mengundang sorak sorai penonton. Antusiasme masyarakat begitu terasa; ratusan warga memadati area Lapangan Merdeka Sengkang untuk menyaksikan perlombaan tersebut.
Bagi masyarakat, lomba bedug sahur bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan mempererat kebersamaan di bulan suci.
Dentuman bedug yang biasanya hanya terdengar menjelang sahur kini berubah menjadi pertunjukan budaya yang penuh semangat dan kreativitas.
Dalam kesempatan itu, Bupati Wajo Andi Rosman menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba bedug sahur menjadi hiburan yang menyegarkan bagi masyarakat selama Ramadan sekaligus memperkuat tradisi lokal yang sudah lama hidup di tengah warga.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Bahkan, ke depan pemerintah daerah berencana memperluas partisipasi peserta dengan melibatkan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Wajo.
“Ini menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Wajo di bulan Ramadan. Ke depan, kita akan tingkatkan lagi dengan menghadirkan peserta dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Wajo,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terasa kental, Wajo Ramadhan Expo tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah bagi masyarakat untuk merayakan Ramadan secara lebih meriah, sekaligus menjaga tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas budaya daerah.









