Laporan Mustamin Raga
PELAKITA.ID – Makassar, Jumat 13 Maret 2026 — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pembaca Sulawesipos.com di Cafe Ayah UQ, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi antara Dewan Pembaca dengan manajemen serta para jurnalis media daring tersebut.
Dewan Pembaca yang terdiri dari berbagai latar belakang profesi dan lapisan masyarakat ini dibentuk pada Februari lalu dengan tujuan melakukan monitoring terhadap konten publikasi Sulawesipos.com.
Selain itu, keberadaan dewan ini juga dimaksudkan untuk memberikan masukan dan umpan balik apabila diperlukan, sehingga kualitas pemberitaan senantiasa terjaga—baik dari sisi akurasi informasi maupun dari sisi etika jurnalistik.

Saat ini Dewan Pembaca berjumlah 46 orang. Para anggota berasal dari beragam profesi dan latar belakang sosial, yang sepakat berkontribusi dalam memajukan Sulawesipos.com sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing individu.
Keberagaman tersebut diharapkan mampu menghadirkan perspektif yang luas dalam menilai dan mengawal kualitas konten media tersebut.
Acara buka puasa bersama ini juga dihadiri oleh jajaran manajemen dan redaksi Sulawesipos.com, mulai dari Direksi, Komisaris, Pemimpin Redaksi, hingga para jurnalis yang sehari-hari bertugas memproduksi berita.
Kehadiran mereka memperlihatkan komitmen perusahaan media ini dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan para pembacanya.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Sukriansah S. Latif menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Dewan Pembaca yang telah menyempatkan hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Dewan Pembaca merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas dan integritas media.
“Media yang sehat tidak hanya dibangun oleh jurnalis di ruang redaksi, tetapi juga oleh pembaca yang kritis dan peduli terhadap kualitas informasi yang disajikan,” ujarnya.
Selain sambutan dari manajemen, acara tersebut juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dari DR. Hendra yang hadir memberikan pencerahan mengenai dinamika pengelolaan media.
Hendra yang merupakan alumni Fakultas Ekonomi Unhas tahun 1984 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik. Ia pernah menjabat sebagai pemimpin redaksi di sepuluh media berbeda dalam jaringan Kompas Gramedia.
Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa dunia media selalu berada pada dua sisi yang tidak terpisahkan, yaitu bisnis dan idealisme.
Menurutnya, kedua sisi tersebut tidak harus selalu dipertentangkan. Justru keduanya dapat berjalan beriringan dan saling memperkuat.
“Media memang berdiri di dua kaki: bisnis dan idealisme. Dua sisi ini tidak harus saling berbenturan, tetapi bisa berjalan beriringan dan saling mendukung. Semua tergantung pada kemampuan pemimpin dalam mengarahkan dan mengelolanya,” jelasnya.
Pandangan tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang hadir karena dinilai relevan dengan tantangan media saat ini, terutama dalam menjaga independensi pemberitaan sekaligus memastikan keberlanjutan usaha media.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika Adzan Magrib berkumandang. Para peserta kemudian berbuka puasa bersama dalam suasana santai namun penuh makna.
Percakapan ringan, diskusi mengenai perkembangan media, hingga berbagai ide untuk penguatan kualitas konten menjadi bagian dari dinamika pertemuan tersebut.
Bagi Dewan Pembaca, kegiatan seperti ini bukan sekadar agenda silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pembaca dan pengelola media.
Pertemuan informal tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara redaksi dan masyarakat pembaca dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik.
Dengan semangat kebersamaan itu, Dewan Pembaca dan manajemen Sulawesipos.com berkomitmen untuk terus membangun ekosistem media yang sehat—media yang tidak hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga bertanggung jawab dalam menjaga akurasi, etika, dan kepentingan publik.









