PELAKITA.ID – Di bawah kepemimpinan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menorehkan capaian yang membanggakan di tingkat nasional.
Hingga awal Maret 2026, realisasi pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Takalar telah mencapai sekitar 45 persen.
Pencapaian tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dilaksanakan secara virtual bersama para kepala daerah dari seluruh Indonesia pada Senin, 9 Maret 2026.
Dalam forum tersebut, Mendagri menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Takalar layak diapresiasi karena mampu mencatat realisasi pendapatan daerah yang cukup tinggi, padahal tahun anggaran 2026 masih berada pada fase awal, yakni triwulan pertama.
Keberhasilan ini dipandang sebagai hasil dari kepemimpinan Bupati Takalar yang mampu mendorong optimalisasi berbagai sumber pendapatan daerah sekaligus memperkuat pengelolaan keuangan daerah secara lebih efektif dan terarah.
Bupati Takalar menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memaksimalkan potensi pendapatan daerah, baik yang bersumber dari transfer pemerintah pusat maupun dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, tingginya realisasi pendapatan sejak awal tahun menjadi sinyal positif bagi kelancaran pelaksanaan berbagai program pembangunan yang direncanakan sepanjang tahun anggaran 2026.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah. Kami terus mendorong percepatan kinerja pengelolaan keuangan agar program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan secara optimal,” ujar Daeng Manye.
Berdasarkan penelusuran Pelakita.ID, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, memproyeksikan pendapatan daerah tahun 2026 mencapai Rp 1,2 triliun.
Angka itu tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026 yang diserahkan Bupati Takalar Mohammad Firdaus ke DPRD.
Pemerintah Kabupaten Takalar juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kinerja positif tersebut sekaligus memastikan penggunaan anggaran daerah dilakukan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran demi mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bidang Humas Informasi dan Komunikasi Publik.









