Mari Ramaikan, Webinar untuk Memahami Esensi Keamanan Pangan sebagai Fondasi Reputasi Dapur Modern

  • Whatsapp
Ilustrasi kegiatan

Selain memperoleh wawasan dari para ahli, peserta webinar juga akan mendapatkan e-sertifikat, kesempatan memperoleh doorprize dengan total Rp500 ribu, serta informasi mengenai harga spesial layanan pengendalian hama bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan standar higienitas dapur mereka.

PELAKITA.ID – Upaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas pelaku usaha kuliner dalam menerapkan standar keamanan pangan terus didorong melalui berbagai kegiatan edukatif.

Salah satunya melalui webinar bertajuk “Keamanan Pangan: Fondasi Utama Reputasi Dapur Modern”, yang akan menjadi ruang belajar bersama bagi pengusaha kuliner, pengelola dapur profesional, serta masyarakat yang ingin memahami pentingnya standar keamanan pangan dalam industri makanan.

Diskusi ini akan menyoroti implementasi standar ISO dan HACCP sebagai langkah strategis untuk memastikan proses pengolahan makanan berlangsung aman, higienis, dan memenuhi standar mutu tanpa kompromi.

Penerapan sistem keamanan pangan yang baik dinilai tidak hanya penting untuk melindungi konsumen, tetapi juga menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik serta reputasi usaha kuliner yang berkelanjutan.

Narasumber kompeten

Kegiatan ini akan diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 08.00 WIB.

Webinar ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman dan latar belakang kuat dalam bidang keamanan pangan, kesehatan masyarakat, serta pengelolaan dapur profesional.

Salah satu pembicara utama adalah Abdul Rivai Ras, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makanan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI).

Ia dikenal sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Laut berpangkat Laksamana Muda yang juga memiliki rekam jejak panjang di bidang kebijakan pertahanan dan pendidikan, termasuk keterlibatannya sebagai salah satu pendiri Universitas Pertahanan Republik Indonesia.

Dalam kapasitasnya di APPMBGI, ia aktif mendorong penguatan tata kelola dapur dan standar keamanan pangan dalam ekosistem Program Makan Bergizi Gratis yang tengah dikembangkan secara nasional.

Webinar ini juga menghadirkan Sukri Palutturi, seorang profesor kesehatan masyarakat yang dikenal luas dalam bidang epidemiologi, kebijakan kesehatan, serta kesehatan lingkungan.

Ia merupakan akademisi yang aktif dalam penelitian dan advokasi kesehatan publik, serta sering terlibat dalam berbagai forum ilmiah dan kebijakan kesehatan di Indonesia.

Perspektif kesehatan masyarakat yang dibawanya diharapkan dapat memperkaya diskusi mengenai hubungan antara standar keamanan pangan, kesehatan konsumen, dan sistem pengelolaan dapur yang aman.

Selain itu, hadir pula Roswita Puji Lestari, Manajer Teknis Kimia di MBRIO Food Laboratory, yang memiliki pengalaman dalam pengujian laboratorium pangan dan pengendalian mutu produk makanan.

Keahliannya dalam analisis kimia pangan dan standar pengujian laboratorium akan memberikan perspektif teknis mengenai bagaimana keamanan pangan dapat dijaga melalui sistem pengawasan kualitas yang ketat.

Narasumber lainnya adalah Suklifly Baro, General Manager Pestigo sekaligus anggota APPMBGI, yang akan membahas pentingnya pengendalian hama sebagai bagian dari sistem keamanan pangan di dapur profesional, restoran, maupun fasilitas produksi makanan.

Selain memperoleh wawasan dari para ahli, peserta webinar juga akan mendapatkan e-sertifikat, kesempatan memperoleh doorprize dengan total Rp500 ribu, serta informasi mengenai harga spesial layanan pengendalian hama bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan standar higienitas dapur mereka.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, namun jumlah peserta dibatasi sehingga calon peserta dianjurkan segera melakukan registrasi melalui tautan atau QR code yang tersedia pada poster kegiatan.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs pestigo.id atau dengan menghubungi nomor 08988 909090.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap semakin banyak pelaku usaha kuliner dan pengelola dapur yang memahami bahwa keamanan pangan bukan sekadar kewajiban teknis, melainkan fondasi utama dalam membangun reputasi, kepercayaan konsumen, serta keberlanjutan industri makanan di era modern.

___
Redaksi Pelakita.ID