PELAKITA.ID – Pemerintah Kabupaten Wajo menerima audiensi dari jajaran PT Sulsel Citra Indonesia (SCI) Perseroda dalam rangka membangun sinergi pengembangan ekonomi daerah.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Wajo pada Selasa, 10 Maret 2026, dan diterima langsung oleh Bupati Wajo Andi Rosman, didampingi Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Andi Muh Baso Iqbal.
Audiensi ini menjadi forum diskusi strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan badan usaha milik daerah dalam mendorong investasi, membuka peluang usaha baru, serta mengoptimalkan potensi ekonomi di Kabupaten Wajo.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai gagasan terkait pengembangan sektor usaha dibahas sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
PT Sulsel Citra Indonesia (SCI) Perseroda merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang bertransformasi menjadi perseroan daerah pada tahun 2020.
Sejak perubahan bentuk tersebut, perusahaan ini mengembangkan berbagai lini usaha strategis yang mencakup sektor properti, pertambangan nikel, perkebunan kelapa sawit, pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), hingga layanan transportasi.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMD sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi. Kehadiran Perseroda diharapkan dapat membuka ruang investasi yang produktif sekaligus menghadirkan peluang kerja baru bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Wajo menyambut baik berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama PT SCI Perseroda, terutama yang berorientasi pada pemanfaatan potensi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi seperti ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang terus diperkuat, diharapkan kerja sama antara pemerintah daerah dan BUMD dapat menghasilkan program-program strategis yang memberi manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Wajo maupun di wilayah Sulawesi Selatan secara lebih luas.









