Workshop Fotografi Menjelang Buka Puasa, GPC Angkat Tema ‘Menangkap Cerita di Balik Foto’

  • Whatsapp
Kegiatan bertajuk “Menangkap Cerita di Balik Foto” ini berlangsung di Cafe Phinisi, Jalan Andi Tonro, Kabupaten Gowa, dan diikuti oleh para fotografer anggota komunitas tersebut.

PELAKITA.ID – Menyambut bulan Ramadan sekaligus menandai tiga bulan pertama masa kepengurusan, Gowa Photography Club (GPC) menggelar kegiatan Workshop Fotografi yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Kegiatan bertajuk “Menangkap Cerita di Balik Foto” ini berlangsung di Cafe Phinisi, Jalan Andi Tonro, Kabupaten Gowa, dan diikuti oleh para fotografer anggota komunitas tersebut.

Workshop menghadirkan Fandy Motret sebagai narasumber utama.

Ia dikenal sebagai fotografer yang memiliki keahlian khusus di bidang strobist, yakni teknik fotografi yang mengandalkan permainan cahaya buatan (artificial light) untuk menciptakan efek dramatis dan memperkuat karakter visual dalam sebuah foto.

Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan ini.

Seluruhnya merupakan fotografer anggota GPC yang datang untuk memperdalam pemahaman teknis sekaligus memperluas perspektif kreatif dalam dunia fotografi.

Workshop menghadirkan Fandy Motret sebagai narasumber utama.

Ketua Gowa Photography Club, Mustamin Raga, dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja pengurus baru yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas anggota.

Menurutnya, komunitas GPC saat ini terus berkembang dengan jumlah anggota mencapai 166 fotografer, yang tidak hanya berasal dari Kabupaten Gowa tetapi juga dari berbagai daerah di luar wilayah tersebut.

“Fotografi pada dasarnya memiliki tiga dimensi utama, yakni filosofi, teknik, dan seni. Ketiganya saling melengkapi dalam membangun sebuah karya fotografi yang kuat,” ujar Mustamin.

Ia menjelaskan bahwa melalui workshop ini, para peserta diarahkan untuk lebih fokus terlebih dahuku pada dimensi teknis, khususnya dalam memahami dan menguasai permainan cahaya buatan sebagai salah satu elemen penting dalam penciptaan karya foto.

“Pada kegiatan hari ini, perhatian peserta difokuskan pada aspek teknis, terutama bagaimana memanfaatkan dan memainkan artificial light untuk menghasilkan foto yang lebih hidup dan bercerita,” tambahnya.

Mustamin Raga

Selama sesi workshop, narasumber memberikan pemaparan tentang berbagai teknik penggunaan lampu kilat eksternal (flash) dalam sistem strobist, mulai dari pengaturan arah cahaya, camera setting, intensitas, hingga teknik menciptakan efek dramatis pada subjek foto.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman terkait praktik fotografi di lapangan.

Suasana workshop berlangsung interaktif dan hangat, terlebih karena kegiatan ini digelar menjelang waktu berbuka puasa.

Setelah sesi diskusi dan praktik teknik fotografi selesai, para peserta kemudian melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama, yang sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan di antara anggota komunitas GPC.

Bagi Gowa Photography Club, kegiatan semacam ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis para fotografer, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi serta memperluas wawasan anggota dalam memaknai fotografi sebagai media bercerita.

Dengan semakin banyaknya anggota yang bergabung, GPC berharap dapat terus menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif yang mampu mendorong lahirnya karya-karya fotografi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kaya akan makna dan cerita di balik setiap bingkai gambar.