PELAKITA.ID – Suasana sore di pelataran Masjid Amirah Al Aksa dan Club House Kompleks Taman Dataran Indah, Kamis (6/3/2026), tampak berbeda dari biasanya.
Sejak menjelang waktu berbuka, para ibu warga kompleks dengan penuh semangat datang ke masjid untuk bersih-bersih dan berbenah.
Mereka menyambut kiriman aneka takjil dari warga yang kemudian ditata rapi di atas piring bosara, simbol penghormatan dan keramahan khas Bugis-Makassar.
Tak kurang dari 300 hingga 350 undangan memadati area masjid. Mereka terdiri atas jemaah masjid, Majelis Taklim, warga sekitar, serta para kolega yang diundang khusus untuk bersama-sama menanti waktu berbuka puasa.
Ketua Umum Pengurus Masjid Amirah Al Aksa, Prof. Nukhrawi Nawir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kekompakan dan dedikasi seluruh warga.

Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bukan sekadar bentuk persiapan teknis kegiatan, melainkan wujud nyata penguatan iman sekaligus jalinan ukhuwah yang menjadi fondasi kehidupan bertetangga di kompleks tersebut.
Untuk jamuan makan malam, hidangan disiapkan secara khusus oleh keluarga Ibu Hj. Hadijah Hafiz (owner Catering Puja), keluarga Ibu Hj. Andi Chandra, serta keluarga Ibu Marni Sukri.
Suasana kebersamaan semakin terasa karena kegiatan ini tidak hanya melibatkan para orang tua, tetapi juga anak-anak warga yang dengan antusias ikut membantu berbagai persiapan, menghadirkan suasana hangat sekaligus menanamkan nilai kebersamaan sejak dini.
Hadir pula di tengah-tengah jemaah para santri tahfidz Al-Qur’an yang bermukim di pondok dalam lingkup kompleks. Kehadiran mereka menambah nuansa religius dalam kegiatan tersebut.
Kesuksesan acara yang berlangsung meriah ini juga tidak terlepas dari kedermawanan para donatur. Panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik dalam bentuk makanan, aneka takjil, maupun donasi melalui transfer dana.
Dana yang terkumpul dimanfaatkan secara optimal untuk melengkapi hidangan sehingga seluruh jemaah dapat menikmati buka puasa bersama dengan penuh kegembiraan.
Setelah santap buka puasa bersama di club house dan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H.
Mengangkat tema “Melalui Peringatan Nuzulul Qur’an Kita Tingkatkan Iman dan Ukhuwah”, acara ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga untuk kembali meneguhkan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ceramah agama disampaikan oleh Dr. H. Sumardin, S.Ag., M.Ag., dosen Pendidikan Agama Islam di Universitas Muslim Indonesia (UMI). Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa siapa pun yang ingin meraih kejayaan di dunia dan akhirat harus menempuh jalan ilmu.
Ia juga mengingatkan tentang dahsyatnya kekuatan doa orang tua kepada anaknya, yang diibaratkan setara dengan doa seorang nabi kepada umatnya. Dalam kesempatan tersebut, dipanjatkan doa penuh harap:
“Ya Allah, sinarilah hati anak-anak kami dengan cahaya ilmu dan iman sebagaimana Engkau menyinari langit dan bumi.”
Pesan ini sejalan dengan hikmah turunnya Al-Qur’an yang berlangsung secara bertahap selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari.
Proses panjang itu mengajarkan bahwa ilmu dan iman tidak hadir seketika, melainkan tumbuh melalui ketelatenan, bimbingan, serta cahaya hidayah yang terus dipupuk—sebagaimana doa orang tua yang tak pernah putus menyinari perjalanan hidup anak-anaknya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat. Harapannya, malam yang penuh berkah tersebut menjadi pemantik semangat bagi warga Taman Dataran Indah untuk terus mengisi bulan suci Ramadan dengan peningkatan ibadah dan amal kebaikan.
Rangkaian kegiatan pun diakhiri dengan salat tarawih berjamaah, menutup malam Nuzulul Qur’an dengan rasa syukur yang mendalam.
____
Penulis: Fadiah Machmud









