PELAKITA.ID – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari berbagi kabar baik ke Pelakita.ID, Jumat, 20 Februari 2026.
“Hari ini tepat satu tahun pelantikan kami, tepat pula sebagai Hari Jadi Barru,” ucap Andi Ina, via percakapan telepon dengan founder Pelakita.ID, Kamaruddin Azis.
Pada momen itu, Andi Ina, berbagi cerita tentang pengalamannya sebagai kepala daerah, tantangan, peluang dan juga cerita sukses. Berikut 13 poin-poin penting yang disebutnya capaian selama 1 tahun pemerintahannya bersama Dr. Abustan Bintang.

***
Satu tahun pertama kepemimpinan Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Abustan menjadi fase penting dalam meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Barru.
Dalam kurun waktu tersebut, berbagai capaian konkret berhasil ditorehkan, mulai dari penguatan infrastruktur, penurunan indikator sosial, hingga peningkatan tata kelola pemerintahan.
Berikut rangkuman 13 capaian nyata yang menandai satu tahun pemerintahan Andi Ina–Abustan.
Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Daerah
- Pemerintah Kabupaten Barru berhasil mengamankan Dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah sebesar Rp50 miliar. Anggaran ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan yang menjadi tulang punggung pergerakan ekonomi masyarakat.
- Pemerintah daerah juga merealisasikan peningkatan jalan kewenangan kabupaten sepanjang 15 kilometer yang tersebar di 8 ruas jalan, dengan total anggaran sekitar Rp21 miliar. Perbaikan ini memperkuat konektivitas antarwilayah dan memperlancar distribusi barang serta jasa.
Penguatan Kelembagaan Ekonomi Rakyat
- Kabupaten Barru mencatat sejarah sebagai kabupaten pertama di Sulawesi Selatan yang berkomitmen penuh dan secara resmi melantik Pengurus Koperasi Merah Putih di 55 desa dan kelurahan. Langkah ini menjadi fondasi penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Komitmen terhadap program prioritas nasional juga diwujudkan melalui realisasi Kampung Nelayan Merah Putih dan Sekolah Rakyat, yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperluas akses pendidikan.
Optimalisasi Dukungan Pemerintah Pusat
- Melalui strategi jemput bola, Pemerintah Kabupaten Barru berhasil menarik dana transfer pusat dalam jumlah besar, yakni Rp400 miliar Dana Transfer Umum serta Rp300 miliar dari Program Sekolah Rakyat. Capaian ini memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk mendukung program pembangunan berkelanjutan.
Perbaikan Indikator Sosial dan Ketenagakerjaan
- Dari sisi sosial, angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan, dari 8,31 persen pada 2024 menjadi 8,00 persen pada Semester I 2025.
- Tingkat pengangguran terbuka juga menurun signifikan, dari 6,42 persen (2024) menjadi 5,07 persen pada Semester I 2025. Penurunan ini antara lain dipengaruhi oleh penerimaan sekitar 2.000 pegawai PPPK serta penyerapan tenaga kerja melalui kegiatan MBG.
Kinerja Sektor Produktif: Perikanan dan Pertanian
- Di sektor perikanan, produksi tangkap dan budidaya berhasil melampaui target, dari target 27.388,30 ton menjadi realisasi 27.410,47 ton pada 2025.
- Sementara itu, sektor pertanian mencatat capaian menggembirakan. Produksi padi tahun 2025 mencapai 139.484 ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat 21,81 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 114.510 ton GKG, sekaligus melampaui target nasional 13,07 persen.
- Dengan luas lahan sawah 15.703 hektare, Kabupaten Barru mampu merealisasikan luas tanam 36.084 hektare, jauh di atas target nasional 31.042 hektare, sebagai bagian dari akselerasi Luas Tambah Tanam (LTT).
Peningkatan Pelayanan Publik dan Tata Kelola
- Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan publik meningkat dari 82,98 pada 2024 menjadi 86,31 pada 2025, masuk kategori Baik. Kenaikan ini menunjukkan konsistensi perbaikan kualitas layanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barru.
- Di tingkat nasional, Barru meraih PENAIS Award 2025 dari Kementerian Agama Republik Indonesia atas komitmen tinggi dalam mendukung program penyuluh agama melalui APBD. Dari ratusan kepala daerah, hanya 43 daerah yang menerima penghargaan ini.
- Pada Januari 2026, Barru juga meraih UHC Awards 2026 Kategori Madya atas keberhasilan menjamin cakupan kesehatan semesta bagi masyarakat, sebagai bukti komitmen dalam memperluas kepesertaan JKN.
- Terakhir, Pemerintah Kabupaten Barru mencatat peningkatan signifikan dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK, dengan meraih peringkat ke-4 di Sulawesi Selatan dan nilai 76 persen. Capaian ini mencerminkan semakin kuatnya tata kelola pemerintahan dan budaya antikorupsi.
Penutup
Rangkaian 13 capaian tersebut menegaskan bahwa satu tahun pemerintahan Andi Ina–Abustan bukan sekadar fase awal, melainkan periode kerja nyata yang menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.
Dengan fondasi yang telah diletakkan—mulai dari infrastruktur, ekonomi rakyat, hingga integritas pemerintahan—Kabupaten Barru menatap tahun-tahun berikutnya dengan modal yang semakin kuat untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
___
Editor Denun









