1 Tahun Pemerintahan A. Ina-Abustan, Pemerintah Pusat Kucurkan 700-an Miliar untuk Barru

  • Whatsapp

PELAKITA.ID – Banyak hal menarik yang pantas menjadi rujukan bagi kepada daerah lain di Sulsel terkait komunikasi politik dan ‘marketing style’ seorang Bupati Andi Ina Kartika Sari.

Betapa tidak, saat daerah lain berjibaku untuk memperoleh dana dukungan pembiayaan pembangunan daerah, Barru, di bawah kepemimpinan Andi Ina berhasil mengamankan dana Inpres Jalan Daerah (IJD) sebesar Rp50 miliar untuk peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang menunjang ekonomi.

Banyak orang mengaitkan kepada inisiatif Bupati Andi Ina untuk misalnya bagaimana menyegerakan pembentukan dan pelantikan pengurus Koperasi merah putih di 55 Desa/Kelurahan saat kabupaten lain masih berupaya merintis pendirian Kopdes.

Apresiasi juga diberikan sebab Barru berhasil mendapat dukungan Pemerintah Pusat senilai 700 miliar melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagi bentuk komitmen dalam Program Prioritas Nasional, bantuan Kementan hingga Sekolah Rakyat untuk pendidikan di daerah.

”Ini upaya yang tidak mudah bagi kami meyakinkan Pemerintah Pusat, tapi sederhananya kami Barru punya potensi sumber daya alam yang menjanjikan. Tugas kami memaksimalkan upaya agar bisa meyakinkan pemerintah pusat,” ucap Andi Ina saat dihubungi Pelakita, Jumat, 20 Februari 2025.

”Boleh disebut semacam upaya jemput bola pemerintah daerah sehingga berhasil menarik dana transfer pusat yang besar, termasuk Rp400 miliar dana transfer umum, Rp300 miliar dari Program Sekolah Rakyat,” ucap Andi Ina.

Barru, kata Andi Ina, mengalami peningkatan yang menggembirakan, yakni pada tahun 2025 mencapai 139.484 ton GKG (Gabah Kering Giling) atau mengalami peningkatan sebesar 21,81% melampaui target nasional sebesar 13,07 persen bila dibandingkan produksi pada tahun 2024 sebesar 114.510 Ton GKG.

Dikatakan Andi Ina, meski luas lahan sawah di Kabupaten Barru hanya seluas 15.7 hektar, namun mampu merealisasikan pertanaman seluas 36.084 Ha dari target nasional seluasi 31.042 Ha sebagai akselerasi Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Barru.

”Kami senang sekali karena selain dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, kami mendapat pula dukungan Kementerian Pertanian, dana bantuan dalam bentuk Alsintan, pupuk hingga bibit,” ujarnya.

Saat ditanya Pelakita.ID apa saja kiat-kiatnya, Andi Ina menyebut karena ada sikap proaktif aparatur di Barru terutama OPD untuk penyiapan data dan koordinasi lapangan.

”Tentu saja karena dukungan para Menteri Pak Presiden Prabowo Subianto dan jejaring partai,” ucapnya.

Mengutip BPS, Andi Ina menyebut angka kemiskinan dari 8.31persen pada tahun 2024 menjadi 8.00 pada semester 1 tahun 2025.

Demikian pula menurunnya tingkat pengangguran terbuka 6,42 pada tahun 2024 menjadi 5, 07 pada tahun 2025 semester 1. Penjelasan untuk poin ini, penurunan diperkirakan pada penerimaan P3K sebanyak 2000-an pegawai dan penerimaan tenaga kerja dari kegiatan MBG.

Produksi perikanan melalui perikanan tangkap dan budidaya sukses melampaui target, dari 27.388,30 persen ton target, dan capain tahun 2025 menjadi 27.410,47 persen ton

Andi Ina patut tersenyum di 1 tahun pemerintahannya bersama Dr Abustan Bintang karena indeks Pembangunan Manusia Barru naik menjadi 75,41 masuk kategori tinggi.

Okesi!