Bupati Takalar–SIN Indonesia Akan Mengirim 110 Kaum Muda Takalar untuk Magang di Jepang

  • Whatsapp
Program ini menargetkan satu orang pemuda atau pemudi dari setiap desa untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Setelah menyelesaikan tahapan tersebut, para peserta akan diberangkatkan untuk mengikuti program magang di Jepang.

PELAKITA.ID – Menindaklanjuti kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan SIN Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang penempatan tenaga kerja, Bupati Takalar Daeng Manye meminta seluruh camat di wilayahnya untuk aktif menyosialisasikan program rekrutmen pemuda dan pemudi kepada para kepala desa, lurah, serta masyarakat.

Program ini menargetkan satu orang pemuda atau pemudi dari setiap desa untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Setelah menyelesaikan tahapan tersebut, para peserta akan diberangkatkan untuk mengikuti program magang di Jepang.

Arahan tersebut disampaikan Bupati Takalar yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, dalam rapat bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan para camat se-Kabupaten Takalar di Ruang Rapat Kerja Bupati Takalar, Rabu (4/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghadirkan kesempatan kerja dan pengalaman internasional bagi generasi muda melalui program magang di luar negeri.

Melalui kerja sama dengan SIN Indonesia, Pemerintah Kabupaten Takalar berupaya memperluas akses bagi pemuda-pemudi daerah untuk mengikuti program magang di Jepang. Selama ini, jumlah tenaga kerja asal Takalar yang bekerja di negara tersebut masih relatif sedikit.

Karena itu, peran camat dinilai sangat penting dalam menyampaikan informasi program ini kepada para kepala desa dan lurah agar masyarakat dapat memanfaatkannya.

Bupati juga memastikan bahwa seluruh biaya pendidikan dan pelatihan bagi peserta akan digratiskan. Pembiayaan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek keamanan dan perlindungan peserta selama menjalani program di Jepang.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mendampingi para peserta sejak tahap pendidikan hingga selama menjalani magang di luar negeri.

Lebih lanjut, para peserta akan dibekali berbagai pelatihan sebagai bekal utama sebelum berangkat.

Melalui program ini diharapkan mereka dapat memperoleh pengalaman kerja internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga setelah kembali ke daerah.