Hospitality Prima: Membekali Generasi Muda Liya Togo Menjadi Tour Guide Profesional

  • Whatsapp
Mahasiswa KKN Tematik Maritim Wakatobi 115 menggelar program Hospitality Prima di Desa Liya Togo selama empat minggu, mulai 10 hingga 30 Januari.

PELAKITA.ID – Mahasiswa KKN Tematik Maritim Wakatobi 115 menggelar program Hospitality Prima di Desa Liya Togo selama empat minggu, mulai 10 hingga 30 Januari.

Program ini melibatkan siswa-siswi SMA dan MTs setempat sebagai peserta, dengan tujuan membekali generasi muda keterampilan dasar kepariwisataan.

Desa Liya Togo dikenal memiliki keindahan alam serta kearifan lokal yang masih terjaga. Potensi ini membuka peluang besar bagi pengembangan desa sebagai destinasi wisata unggulan.

Namun, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam hal pelayanan dan komunikasi dengan wisatawan, menjadi tantangan tersendiri. Berangkat dari kondisi tersebut, program Hospitality Prima hadir sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan dan promosi desa wisata.

Program ini diprakarsai oleh Marwah, mahasiswi KKN Tematik Maritim Wakatobi 115, dan dirancang secara intensif selama empat minggu.

Peserta mendapatkan pelatihan yang mencakup berbagai aspek hospitality, mulai dari sikap pelayanan prima, teknik berkomunikasi dengan wisatawan, fotografi wisata untuk promosi digital, hingga penguatan bahasa Inggris dasar pariwisata.

Pelaksanaan program dibagi ke dalam dua fase utama. Pada tiga minggu pertama, peserta mengikuti pembelajaran teori dan praktik di dalam kelas.

Materi yang diberikan meliputi prinsip-prinsip hospitality, komunikasi efektif dengan wisatawan, serta keterampilan fotografi untuk menghasilkan konten promosi yang menarik.

“Pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung,” ujar Marwah, mahasiswi Pariwisata KKNT 115 Desa Liya Togo.

Memasuki minggu keempat, kegiatan difokuskan pada praktik lapangan. Para peserta berkeliling Desa Liya Togo dan berperan sebagai tour guide lokal yang memandu pengunjung.

Mereka mempraktikkan cara menyambut wisatawan, memberikan penjelasan destinasi, mengambil foto promosi dengan komposisi dan pencahayaan yang baik, serta menunjukkan sikap pelayanan yang ramah dan profesional.

“Saya sangat senang dengan adanya pembelajaran ini. Kami belajar bagaimana menyambut wisatawan, membuat mereka merasa nyaman, dan mengambil foto untuk mempromosikan tempat wisata. Ini sangat bermanfaat karena kami tinggal di kawasan wisata, sehingga ke depan kami bisa langsung memandu wisatawan,” ujar Serlin, salah satu peserta kegiatan.

Program Hospitality Prima diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi pengembangan pariwisata Desa Liya Togo.

Dengan menyiapkan generasi muda sebagai tour guide yang kompeten, desa ini semakin siap menyambut wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan alam dan budaya lokal kepada dunia.

Penulis: Marwah, mahasiswi KKN Tematik Maritim Wakatobi 115