Sosialisasi Optimalisasi Google Spreadsheet untuk Pengolahan dan Analisis Data di Desa Bonto Rannu

  • Whatsapp
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan sosialisasi optimalisasi penggunaan aplikasi Google Spreadsheet untuk pengolahan dan analisis data di Desa Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Jumat (23/1/2026).

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan sosialisasi optimalisasi penggunaan aplikasi Google Spreadsheet untuk pengolahan dan analisis data di Desa Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung pengelolaan data yang lebih efektif dan efisien.

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program kerja individu yang dilaksanakan oleh Muhammad Aria Dipayatra Amrin, mahasiswa KKN Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin. Kegiatan difokuskan pada pengenalan fitur dasar hingga fungsi lanjutan Google Spreadsheet yang dapat dimanfaatkan untuk pengolahan data administratif maupun kebutuhan pencatatan lainnya di tingkat desa.

“Melalui kegiatan ini, saya ingin memperkenalkan Google Spreadsheet sebagai alat yang sederhana namun efektif untuk mengolah dan menganalisis data, khususnya dalam mendukung administrasi desa dan kegiatan masyarakat,” ujar Aria.

Selama ini, pengolahan data di desa masih banyak dilakukan secara manual, sehingga dinilai kurang efisien dan berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan. Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa melalui pemanfaatan aplikasi yang mudah diakses dan bersifat gratis.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan metode pemaparan materi yang disertai praktik langsung. Masyarakat diperkenalkan pada cara membuat tabel data, penggunaan rumus sederhana, serta pengelolaan data secara sistematis menggunakan Google Spreadsheet. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.

Selain itu, peserta juga diberikan contoh penerapan Google Spreadsheet dalam kegiatan sehari-hari, seperti pencatatan data penduduk, pengelolaan keuangan sederhana, hingga analisis data dasar. Pendekatan praktik langsung ini diharapkan mampu membantu masyarakat memahami manfaat penggunaan aplikasi tersebut secara nyata.

“Dengan praktik langsung, masyarakat menjadi lebih mudah memahami cara penggunaan aplikasi dan dapat melihat langsung manfaatnya,” tambah Aria.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat Desa Bonto Rannu. Mereka menilai materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan administrasi desa dan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu perangkat Desa Bonto Rannu turut mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat membantu masyarakat dalam memahami pengelolaan data secara digital dan berharap ilmu yang diberikan dapat terus diterapkan dalam kegiatan administrasi desa.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Bonto Rannu dapat mulai memanfaatkan teknologi digital dalam pengolahan data, sehingga tercipta tata kelola data desa yang lebih rapi, efisien, dan akurat.

Penulis: Aria Dipayatra