Dalam tiga tahun terakhir, produktivitas publikasi meningkat signifikan dengan lebih dari 400 artikel ilmiah yang dihasilkan, memperkuat peran FKM Unhas sebagai rujukan nasional dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat.
Capaian tersebut turut mengantarkan FKM Unhas menjadi fakultas dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) terbaik di Universitas Hasanuddin pada tahun 2024.
PELAKITA.ID – Di tengah kompleksitas isu kesehatan global—mulai dari transisi epidemiologi, perubahan iklim, hingga tantangan sistem kesehatan—Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar tenaga medis.
Ia membutuhkan pemimpin, pemikir, dan pembaharu di bidang kesehatan masyarakat. Di sinilah Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) mengambil peran strategisnya.
Berlokasi di Kota Makassar, jantung kawasan timur Indonesia yang multikultural dan maritim, FKM Unhas hadir sebagai garda depan pengembangan ilmu, inovasi, dan kepemimpinan kesehatan masyarakat.
Fakultas ini tidak hanya mendidik, tetapi membentuk generasi yang mampu membaca persoalan kesehatan secara holistik—dari hulu ke hilir, dari darat hingga laut.
FKM Unhas secara resmi berdiri pada 5 November 1982, dan tercatat sebagai Fakultas Kesehatan Masyarakat tertua di Indonesia.

Sejak awal kelahirannya, fakultas ini dibangun untuk menjawab kebutuhan nasional akan tenaga ahli dan profesional kesehatan masyarakat yang unggul, berintegritas, dan berorientasi pada pengabdian. Lebih dari empat dekade kemudian, kontribusi FKM Unhas telah menjangkau seluruh penjuru negeri melalui para alumninya yang berkiprah di berbagai sektor strategis.
Di bawah kepemimpinan dekan dan tim pimpinan yang visioner dan solid, FKM Unhas terus menggerakkan masa depan kesehatan Indonesia.
Fakultas ini didukung oleh 24 guru besar yang menjadi pionir pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, 88 dosen berkualitas yang membentuk generasi unggul, serta 60 tenaga kependidikan yang bekerja tanpa lelah di balik layar. Bersama-sama, mereka memastikan bahwa FKM Unhas bukan sekadar institusi akademik, melainkan pusat keunggulan (center of excellence) kesehatan masyarakat.
Kepercayaan publik terhadap FKM Unhas tercermin dari meningkatnya jumlah peminat dan mahasiswa yang diterima setiap tahun.
Dalam kurun 2021–2024, tren penerimaan mahasiswa di seluruh jenjang—sarjana, magister, hingga doktor—menunjukkan peningkatan yang konsisten. Hal ini menegaskan posisi FKM Unhas sebagai destinasi utama pendidikan kesehatan masyarakat di Indonesia.
FKM Unhas menyelenggarakan pendidikan akademik yang komprehensif di tiga jenjang. Pada jenjang sarjana, tersedia Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi.
Pada jenjang magister, fakultas ini mengelola berbagai program unggulan, antara lain Ilmu Kesehatan Masyarakat, Administrasi Rumah Sakit, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Ilmu Gizi, serta Kesehatan Lingkungan.
Sementara pada jenjang doktor, tersedia Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat. Seluruh program studi telah meraih akreditasi Unggul dari LAM-PTKes dan akreditasi internasional dari ASIIN, menegaskan kualitas dan daya saing global FKM Unhas.
Proses pendidikan di FKM Unhas ditopang oleh delapan departemen yang kuat dan saling terintegrasi: Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik dan Kependudukan, Epidemiologi, Ilmu Gizi, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Manajemen Rumah Sakit, serta Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Kombinasi keilmuan ini memungkinkan mahasiswa memahami kesehatan masyarakat secara lintas disiplin dan kontekstual.
Untuk mendukung pembelajaran yang unggul, FKM Unhas menyediakan fasilitas modern dan inklusif. Mulai dari gedung kampus yang representatif, laboratorium riset dan praktikum seperti laboratorium Riset, Kimia Biofisik, Kuliner Gizi, AVA, dan laboratorium komputer, hingga ruang baca dengan akses e-library dan sumber digital.
Fasilitas olahraga, rumah ibadah, kantin, kawasan lego-lego, serta ruang terbuka hijau menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Sistem pembelajaran pun telah berbasis digital dan multimedia interaktif, sejalan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Lebih dari sekadar ruang belajar, FKM Unhas juga menjadi ekosistem pembentukan karakter. Kehidupan kemahasiswaan tumbuh dinamis melalui organisasi seperti BEM, himpunan jurusan, dan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Di ruang-ruang inilah jiwa kepemimpinan, kepekaan sosial, dan semangat pengabdian ditempa. Prestasi mahasiswa FKM Unhas di bidang akademik, olahraga, seni, hingga inovasi sosial telah diakui di tingkat nasional dan internasional.
Dalam bidang riset dan publikasi ilmiah, FKM Unhas mengelola sejumlah jurnal bereputasi, antara lain Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, Media Gizi Masyarakat Indonesia, dan Hasanuddin Journal of Public Health.
Dalam tiga tahun terakhir, produktivitas publikasi meningkat signifikan dengan lebih dari 400 artikel ilmiah yang dihasilkan, memperkuat peran FKM Unhas sebagai rujukan nasional dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat.
Capaian tersebut turut mengantarkan FKM Unhas menjadi fakultas dengan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) terbaik di Universitas Hasanuddin pada tahun 2024.
Sejalan dengan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, FKM Unhas juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, swasta, lembaga internasional, serta komunitas masyarakat.
Tak kalah penting, FKM Unhas menunjukkan komitmen kuat terhadap reformasi birokrasi melalui pengembangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.
Komitmen ini menjadi fondasi tata kelola fakultas yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
FKM Unhas percaya bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemanusiaan. Dengan semangat inklusif, adaptif, dan berbasis maritim, fakultas ini terus melangkah menuju kelas dunia tanpa kehilangan akar lokalnya.
Mari bergabung, berkembang, dan mengabdi bersama kami.
FKM Unhas: Unggul, Berbasis Maritim, Berkelas Dunia.









