Dari Wonosobo, Garuda Astacita Nusantara Tebarkan Semangat Gerakan Penghijauan Nasional

  • Whatsapp

PELAKITA.ID – Gerakan penghijauan berskala nasional akan resmi dimulai dari Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Dewan Pimpinan Pusat Garuda AstaCita Nusantara (GAN) bekerja sama dengan Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU) menggagas penanaman puluhan ribu bibit pohon sebagai langkah awal pemulihan lingkungan dan penguatan ekosistem hutan di Indonesia.

Program penghijauan ini akan diawali dengan penanaman sebanyak 40 ribu bibit kopi Robusta yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Februari 2026 di Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 15 hektare, yang selama ini membutuhkan upaya pemulihan vegetasi secara berkelanjutan.

Ketua DPP GAN Muhammad Burhanuddin (kiri) dan Mantep Abdul Ghoni, inisiator di balik aksi penanaman pohon nasional bersama GAN (dok: Istimewa)

Yayasan Jagat Tunas Bumi berada di bawah komando Mantep Abdul Ghoni, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP GAN.

“Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama antara organisasi masyarakat dan lembaga lingkungan untuk mengambil peran aktif dalam menghadapi tantangan krisis ekologi, terutama di wilayah-wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi,” kata ketua DPP GAN Muhammad Burhanuddin kepada Pelakita.ID, 16 Januari 2026.

Menurutnya, penanaman di Wonosobo ini tidak hanya bersifat lokal, melainkan menjadi penanda dimulainya Gerakan Penghijauan 5 Juta Bibit Pohon di seluruh Indonesia.

“GAN bersama Yayasan Jagat Tunas Bumi menargetkan daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan banjir, degradasi hutan, dan penurunan kualitas lingkungan sebagai sasaran utama kegiatan penghijauan,” tambah Mantep Abdul Ghoni.

“Selain berfungsi untuk memulihkan tutupan lahan, gerakan ini juga diharapkan mampu mengembalikan fungsi hutan sebagai penyangga ekosistem, pengatur tata air, serta paru-paru bumi yang vital bagi keberlanjutan kehidupan,” sebut Mantep.

“Pemilihan kopi Robusta sebagai tanaman awal juga dinilai strategis karena memiliki nilai ekologis sekaligus potensi ekonomi bagi masyarakat setempat,” jelasnya.

Gerakan ini diharapkan dapat menggugah kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup.

Lebih dari sekadar kegiatan tanam pohon, gerakan ini diharapkan dapat menggugah kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup.

“Tanggung jawab pelestarian alam bukan hanya milik satu generasi, melainkan amanah bersama agar generasi mendatang dapat mewarisi lingkungan yang sehat, lestari, dan produktif,” tegas sosok yang juga pengacara ibu kota ini.

“Dari Wonosobo, Garuda Astacita Nusantara menebarkan semangat Gerakan Penghijauan Nasional.” kunci pria yang akrab disama Om Boer ini.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, gerakan penghijauan yang dimulai dari Wonosobo ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya aksi-aksi serupa di berbagai daerah, demi mencegah bencana ekologis di masa depan dan memastikan bumi Indonesia tetap hijau dan berkelanjutan.

Redaksi