PELAKITA.ID – Di tengah meningkatnya persoalan sampah plastik yang kian mengkhawatirkan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “Eco-Coin Kids: Edukasi Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Celengan Kreatif sebagai Pembentukan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini”.
Program ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengenalkan kebiasaan menabung sejak dini kepada siswa sekolah dasar melalui pendekatan yang edukatif dan kreatif.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, dengan sasaran siswa kelas V dan VI UPTD SD Negeri 88 Parepare, yang berlokasi di Kelurahan Kampung Baru, Kota Parepare. Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi singkat mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan.

Selanjutnya, para siswa diajak mempraktikkan langsung pengolahan botol plastik bekas menjadi celengan kreatif yang dihias sesuai imajinasi dan kreativitas masing-masing.
Pelaksana kegiatan, Nurul Mutmainna, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Ekonomi Pembangunan, menjelaskan bahwa program Eco-Coin Kids dirancang agar anak-anak tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga belajar melalui pengalaman langsung.
“Melalui Eco-Coin Kids, anak-anak diajak memahami bahwa sampah plastik tidak selalu menjadi masalah, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang yang berguna dan bahkan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Selain edukasi lingkungan, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan literasi keuangan dasar. Celengan hasil karya siswa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan pentingnya menabung secara sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Kepala UPTD SD Negeri 88 Parepare menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi program Eco-Coin Kids yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang kreatif dan aplikatif bagi para siswa.
“Anak-anak terlihat sangat antusias dan mendapatkan pembelajaran langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” ungkapnya.
Antusiasme juga terlihat dari respon siswa selama kegiatan berlangsung. Salah seorang siswa bernama Juna mengungkapkan kegembiraannya mengikuti program tersebut.
“Saya senang sekali karena bisa membuat celengan dari botol bekas dan jadi tahu kalau sampah bisa dimanfaatkan. Saya mau pakai celengan ini untuk menabung,” katanya penuh semangat.
Melalui kegiatan Eco-Coin Kids, diharapkan para siswa dapat menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini serta membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mengelola sampah plastik secara bertanggung jawab.
___
Penulis: Nurul Mutmainna, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Ekonomi Pembangunan









