GAN Serukan Perang Total terhadap Korupsi dan Mafia Pangan: “Negara Tidak Boleh Kalah”

  • Whatsapp
DPP GAN tegak berdiri mengawal Astacita Presiden Prabowo Subianto (dok: Istimewa)

Pemerintahan yang bersih hanya bisa terwujud bila rantai korupsi dan kartel diputus. GAN siap berada di garis depan, mengawal dan mengawasi agar agenda besar Presiden berjalan tanpa gangguan para perusak bangsa.

Ketua DPP GAN Muhammad Burhanuddin

PELAKITA.ID – Jakarta — Dalam beberapa minggu terakhir, publik dikejutkan oleh sejumlah kasus yang memperlihatkan betapa rapuhnya tata kelola strategis Indonesia.

Terungkapnya praktik mafia beras di Sabang dan Batam, ditambah kemunculan bandara ilegal di Morowali, memperlihatkan bahwa persoalan bangsa bukan lagi sekadar pelanggaran administratif, tetapi ancaman serius terhadap ketahanan pangan, kedaulatan negara, dan martabat hukum.

Situasi ini mendorong Dewan Pimpinan Pusat Garuda AstaCita Nusantara (DPP GAN) untuk menyampaikan seruan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran kabinetnya.

GAN menilai bahwa pemerintah perlu mengumandangkan perang total terhadap tiga aktor berbahaya yang merusak sendi-sendi negara: para koruptor, mafia pangan dan energi, serta kelompok yang bertindak sebagai pengkhianat bangsa dan kaki tangan kepentingan asing.

Bagi GAN, ketiga kelompok ini bukan hanya pelaku kriminal, melainkan ancaman langsung bagi masa depan Indonesia.

Ketua Umum DPP GAN, Muhammad Burhanuddin, menyatakan dengan lantang bahwa Indonesia tidak boleh lagi tunduk pada kelompok-kelompok yang mengeruk keuntungan dari penderitaan rakyat.

“Indonesia tidak boleh kalah dari koruptor dan para mafia yang selama ini menghisap kekayaan rakyat. Ini bukan sekadar soal hukum, tetapi soal kedaulatan dan masa depan anak cucu kita,” tegasnya, Rabu, 26 November 2025.

Ia menambahkan bahwa GAN berdiri tegak di belakang Presiden Prabowo Subianto dalam upaya membersihkan negara dari praktik yang menggerogoti pembangunan nasional.  “GAN berdiri tegak bersama Presiden Prabowo untuk menutup ruang gerak mereka hingga ke akar-akarnya.”

Di tengah dinamika tersebut, DPP GAN menegaskan dukungannya terhadap agenda besar pemerintahan Prabowo Subianto melalui AstaCita Presiden, khususnya dalam agenda pembenahan sektor pangan, energi, dan sumber daya alam.

Bagi GAN, kata Burhanuddin, perbaikan tata kelola tidak hanya membutuhkan kebijakan yang kuat, tetapi juga konsistensi dalam pemberantasan korupsi dan pembubaran kartel yang selama ini mengendalikan rantai distribusi dan sumber daya vital negara.

Muhammad Burhanuddin menekankan bahwa transformasi tata kelola tidak akan pernah berhasil apabila rantai korupsi dan mafia tidak diputus dengan tegas.

“Pemerintahan yang bersih hanya bisa terwujud bila rantai korupsi dan kartel diputus. GAN siap berada di garis depan, mengawal dan mengawasi agar agenda besar Presiden berjalan tanpa gangguan para perusak bangsa,” ujarnya.

Untuk memperkuat komitmen tersebut, DPP GAN bersama LBH GAN telah menyiapkan langkah konkret melalui audiensi dengan lembaga-lembaga penegak hukum nasional, termasuk Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kepolisian RI.

Audiensi ini dimaksudkan untuk menyampaikan dukungan GAN terhadap percepatan pemberantasan korupsi, mendorong percepatan penanganan kasus-kasus besar yang masih tertunda, sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan tanpa intervensi ataupun perlambatan yang tidak berdasar.

GAN juga menegaskan bahwa mereka akan melakukan pemantauan berkala dan menyampaikan seluruh perkembangan serta rekomendasi langsung kepada Presiden sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Gan menyadari bahwa pemberantasan korupsi dan penertiban mafia tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi aktif antara masyarakat sipil, organisasi, akademisi, serta seluruh lapisan bangsa.

Dalam konteks ini, GAN memposisikan diri sebagai kekuatan penggerak yang siap mengawal jalannya pemerintahan menuju tata kelola yang lebih transparan, adil, dan berdaulat.

Menutup pernyataannya, Burhanuddin mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu dalam upaya ini.

“Ini saatnya seluruh komponen bangsa bersatu. Koruptor dan mafia tidak boleh lagi mengendalikan arah negeri ini. GAN akan terus mengawal, menekan, dan berdiri di samping Presiden Prabowo hingga Indonesia benar-benar bersih dan berdaulat.”

Melalui seruan dan langkah konkret ini, DPP GAN berharap Indonesia dapat memasuki era baru yang lebih tegas, lebih bersih, dan lebih berdaulat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto — sebuah era di mana mafia dan koruptor tidak lagi memiliki ruang untuk bersembunyi.

Redaksi