Kapolda Sulsel Rusdi Hartono Beri Sertifikat Pengabdian ‘Urban Farming’ untuk Takdir Syafruddin

  • Whatsapp
Takdir Syafruddin menerima penghargaan langsung dari Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Rusdi Hartono, M.Si. Apresiasi tersebut bukan semata karena sebuah plakat, melainkan sebagai pengakuan atas kiprahnya yang konsisten berbagi ilmu, khususnya kepada jajaran Polda Sulsel. (dok: Takdir Syafruddin)

PELAKITA.ID – Sebuah penghargaan istimewa diterima oleh Takdir Syafruddin dari Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Rusdi Hartono, M.Si. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi Takdir dalam berbagi ilmu dan pengalaman kepada jajaran Polda Sulsel.

Takdir mengungkapkan bahwa penghargaan yang diberikan hanyalah pelengkap dari kebahagiaan sejatinya, yakni bisa menyalurkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya.

Baginya, kesempatan berbagi kepada banyak orang, khususnya institusi kepolisian, merupakan sebuah kesyukuran yang patut dirayakan.

“Plakat hanyalah pelengkap apresiasi, bisa berbagi ilmu untuk jajaran Polda Sulsel adalah satu kesyukuran. Terimakasih Bapak Kapolda Sulsel,” ucapnya penuh rendah hati, Rabu, 24 September 2025.

Dikenal sebagai seorang praktisi yang aktif dalam berbagai bidang seperti urban farming, budidaya ikan, serta sebagai trainer bersertifikasi BNSP, Takdir terus mendorong budaya berbagi pengetahuan. Melalui pengalaman dan keterampilannya, ia berupaya menginspirasi masyarakat luas untuk mengembangkan potensi diri dan lingkungan sekitar.

Dengan semangat #Siappensiunbahagia, Takdir menunjukkan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan pintu baru untuk terus berkarya, mengajar, dan memberi manfaat.

“Pensiun bukan akhir produktivitas, tapi awal babak baru untuk berkarya dengan cara berbeda,” kata dia.

Takdir in action bersama pensiunan Polri (dok: Istimewa)

Sebagai alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin angkatan 1990, Takdir telah menapaki perjalanan panjang dalam dunia kerja.

Saat ini, ia mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara di Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Makassar, sekaligus aktif mengembangkan berbagai program berbasis masyarakat.

Di luar pekerjaan formalnya, Takdir menaruh perhatian besar pada urban farming dan budidaya ikan, dua bidang yang diyakininya dapat menjadi solusi pangan berkelanjutan di tengah tekanan urbanisasi.

Kepakarannya semakin diakui dengan statusnya sebagai trainer bersertifikasi BNSP, yang memberinya ruang lebih luas untuk melatih dan mengedukasi berbagai kelompok masyarakat.

Dengan semangat #Siappensiunbahagia, Takdir mengajarkan bahwa masa pensiun bukan berarti berhenti produktif, tetapi justru menjadi fase baru untuk menebar manfaat.

Muridnya tersebar hingga Kampung Mapia, Supiori, Papua (dok: Pelakita.ID)

Kontribusinya dalam dunia pertanian, perikanan, hingga pengembangan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa ilmu tidak boleh berhenti di ruang akademik, tetapi harus mengalir ke ruang sosial.