PELAKITA.ID – Acara bertajuk “The 3rd International Student Festival” digelar oleh International Office (IO) Universitas Hasanuddin. Festival ini diselenggarakan di JK Arenatorium Hasanuddin University pada hari Minggu, 7 September 2025, dimulai pukul 08.00 WITA.
Acara mengusung tema “Uniting Global Cultures in One Celebration,” acara ini bertujuan untuk menyatukan beragam budaya dari seluruh dunia.
Sejumlah negara dan institusi pendidikan akan berpartisipasi, di antaranya dari Yordania, Tanzania, India, Malaysia, Yaman, Afganistan, Burkina Faso, Nigeria, Madagaskar, Palestina, Pakistan, Honduras, dan Timor-Leste.
Hadir pula dari Pusat Kebudayaan seperti Aussie Banget Corner, American Corner, Korean Corner, Mandarin Corner, Japan Corner, Education USA, dan Institut Français d’Indonésie.
Festival ini menjadi platform yang ideal bagi para mahasiswa internasional dan lokal untuk saling berinteraksi, bertukar pengetahuan, serta merayakan keberagaman budaya dalam satu perhelatan
Kegiatan ini menghadirkan suasana interaktif dengan kehadiran banyak mahasiswa internasional dari berbagai negara.
Salah seorang peserta, Aisya Sofia mahasiswa FKM Unhas menyebut dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa saling memperkenalkan keunikan negara asal masing-masing, mulai dari budaya, tradisi, hingga ciri khas masyarakatnya.
“Tak hanya berbagi cerita, mereka juga memperkenalkan makanan khas negaranya. Para peserta pun berkesempatan mencicipi langsung hidangan tradisional tersebut, sehingga menambah pengalaman lintas budaya yang hangat dan penuh keakraban,” ucapnya.
“Bagi kami mahasiswa, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperluas wawasan global para mahasiswa. Termasuk mempererat hubungan antarbangsa, dan menumbuhkan rasa saling menghargai di tengah keragaman,” ucap Sofia.
Mewakili mahasiswa FKM Unhas, Sofia mengaku beruntung bisa mengikuti kegiatan yang sangat inspiratif ini. Apalagi bersama dosen-dosen FKM dan Dekan FKM Unhas Prof Andi Sukti Palutturi SKM. M.Kes, M.Sc, P.H, Ph.d dan sejumlah dosen lainnya.
Redaksi









