Oleh: Husnul Khotima Agama – Fakultas Keperawatan, Universitas Hasanuddin
PELAKITA.ID – Jeneponto, 28 Juli 2025 — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan pelajar dalam menghadapi situasi darurat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 67 Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “CERDAS SIGAP (Cerdas dalam Siaga Pertolongan Gawat Darurat)” di Sanggar MA Mannilingi, Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan ini diikuti oleh 41 peserta yang terdiri atas anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan kader Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MA Mannilingi.
Materi edukasi difokuskan pada penanganan awal untuk berbagai kondisi kegawatdaruratan ringan seperti luka, pingsan, memar, mimisan, dislokasi, dan fraktur.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyampaian teori dasar pertolongan pertama, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung. Peserta dibimbing untuk melakukan teknik imobilisasi pada kasus dislokasi dan fraktur menggunakan alat-alat sederhana seperti spalak, mitella, dan perban elastis.
Praktik ini bertujuan agar peserta mampu memberikan respons cepat dan tepat ketika menghadapi kejadian darurat di lingkungan sekolah.
Menurut penanggung jawab kegiatan, Husnul Khotima Agama, pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-PK dalam membekali pelajar dengan keterampilan dasar yang esensial.
“Harapannya, apabila suatu saat terjadi kasus serupa di sekolah, para anggota PMR dan kader UKS sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala MA Mannilingi menyatakan bahwa edukasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh siswa, terutama bagi mereka yang tergabung dalam PMR dan UKS.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena mereka memang membutuhkan bekal seperti ini agar lebih siap dan tahu apa yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat di sekolah,” ungkap Kepala MA Mannilingi. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala agar wawasan dan keterampilan siswa di bidang kesehatan semakin meningkat.
Melalui program CERDAS SIGAP, mahasiswa KKN-PK Desa Bulo-Bulo berharap para peserta dapat menjadi pelopor keselamatan dan kesehatan di lingkungan sekolah, serta menularkan semangat tanggap darurat kepada teman-teman sebayanya.









