KKN-T Gel. 114 Unhas Gelar Demonstrasi Pembuatan Obat Herbal PMK di Desa Tondongkura

  • Whatsapp
KKN-T Gel. 114 Unhas Gelar Demonstrasi Pembuatan Obat Herbal PMK di Desa Tondongkura

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin kembali memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Tondongkura, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Pada Rabu (30/7), sejak pagi pukul 10.00 WITA, mereka mengadakan kegiatan bertajuk “Demonstrasi Pembuatan Obat Herbal sebagai Solusi Pengobatan Cepat Tanggap terhadap PMK” di Kantor Desa Tondongkura.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, antara lain Koordinator PPL Kecamatan Tondong Tallasa Bahrun, Kasi Pemerintahan Kecamatan Tondong Tallasa Maslan Gappa, Babinsa Desa Tondongkura Serda Anwar Tiwi, Kasi Pemerintahan Desa Tondongkura Muhammad Asnawi, Wakil Ketua BPD, para kepala dusun, serta ketua RK/RT se-Desa Tondongkura.

Kehadiran masyarakat setempat juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan ini.

KKN-T Gel. 114 Unhas Gelar Demonstrasi Pembuatan Obat Herbal PMK di Desa Tondongkura

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa KKN-T mempraktikkan cara pembuatan obat herbal dari bahan-bahan alami seperti bawang putih, kunyit, temulawak, gula merah, dan garam. Obat ini menjadi alternatif pengobatan cepat tanggap terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kerap menyerang hewan ternak, khususnya sapi.

Hamzah Sapta Bintang, Koordinator Desa KKN-T Tondongkura, menjelaskan bahwa obat herbal ini memiliki keunggulan karena bahan-bahannya alami dan aman. “Salah satu kelebihannya adalah terbuat dari bahan-bahan alami, sehingga aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Koordinator PPL Kecamatan Tondong Tallasa, Bahrun, turut memberikan apresiasi. “Kegiatan adik-adik KKN ini sangat bermanfaat bagi warga, dan sebagai alumni Unhas, saya merasa bangga dan mengapresiasi upaya mereka,” ungkapnya.

Selain demonstrasi, kegiatan ini juga menghadirkan sesi tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif warga, serta pembagian brosur berisi panduan praktis pembuatan dan penggunaan obat herbal untuk penanganan PMK.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Unhas tidak hanya menawarkan solusi inovatif berbasis kearifan lokal, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan ternak secara mandiri dan berkelanjutan.

Penulis Hamzah Sapta Bintang