PELAKITA.ID – Pada Kamis, 24 Juli 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin Angkatan 67 melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan di Desa Batu Karaeng, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) dan Asam Urat (AU), serta pemeriksaan tekanan darah, penglihatan, dan pendengaran. Tujuannya adalah mendeteksi dini penyakit diabetes melitus dan gout pada masyarakat desa.
Pemeriksaan dilakukan bersamaan dengan kegiatan pembagian beras gratis di kantor desa. Sebanyak 33 warga mengikuti pemeriksaan gula darah, sementara 15 warga memeriksakan kadar asam uratnya. Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan berbagai pihak, termasuk mahasiswa KKN-PK Unhas dari posko Desa Biangloe.
Kegiatan diawali dengan anamnesis oleh Rezky Amaliah Syahrir, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Umum. Ia menanyakan identitas partisipan, riwayat penyakit, serta makanan atau minuman yang dikonsumsi sebelum pemeriksaan.
Setelah itu, dilakukan pemeriksaan penglihatan menggunakan pen light, diikuti dengan pemeriksaan tekanan darah oleh Shafwa Rainaz Khalilah, mahasiswa dari program studi yang sama.

Pemeriksaan pendengaran menggunakan tes garpu tala dilakukan sebelum berlanjut ke pemeriksaan gula darah dan asam urat.
Pemeriksaan laboratorium sederhana ini dipimpin oleh Siti Khadijah Nurhalisa, mahasiswa Pendidikan Dokter Umum sekaligus penanggung jawab kegiatan. Semua hasil dicatat pada lembar medical check-up.
Usai pemeriksaan, peserta mendapatkan penyuluhan mengenai tanaman obat keluarga (TOGA) yang disampaikan oleh Queenzila Berlian Liskarisa Putri S., mahasiswa Program Studi Farmasi. Untuk peserta lansia, pemeriksaan dilengkapi dengan edukasi serta skrining risiko jatuh oleh Asmira Dwi Putri, mahasiswa Program Studi Fisioterapi.
Babinsa Desa Batu Karaeng, Bapak Syahrir, menyampaikan apresiasi:
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, apalagi pelayanan diberikan secara sukarela dan gratis. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi program berkelanjutan setiap tahun.”
Shafwa Rainaz Khalilah turut membagikan pengalamannya:
“Saya tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Meskipun pesertanya cukup banyak, kegiatan ini menyenangkan karena memberi kesempatan bagi kami untuk berinteraksi langsung dengan warga.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap dapat membantu deteksi dini penyakit diabetes dan gout. Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi awal bagi program pemeriksaan kesehatan gratis yang rutin dilakukan puskesmas maupun pemerintah desa, sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Penulis: Siti Khadijah Nurhalisa, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Umum Universitas Hasanuddin









