INOVASI SIPANDU 5.0: Langkah Maju Dinas Perikanan Wakatobi untuk Hilirisasi dan Daya Saing Produk Perikanan

  • Whatsapp
Bupati Wakatobi Haliana dengan latar aplikasi SI PANDU 5.0 (Sumber Foto Kendari Pos, Ilustrasi Pelakita.ID)

PELAKITA.ID – Dinas Perikanan Kabupaten Wakatobi melalui Bidang Penguatan Daya Saing dan Pemasaran Hasil Perikanan (PDSPHP) terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha.

Sejak tahun 2023, telah diluncurkan program SIPANDU (Sistem Pelayanan Klinik Mutu Terpadu) yang kini memasuki tahap pengembangan kelima dengan nama SIPANDU 5.0.

Inovasi ini merupakan bentuk komitmen Dinas dalam memberikan layanan prima, khususnya bagi pelaku pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

Menurut Hardin, Kepala Bidang PDSPHP sekaligus inovator program, SIPANDU 5.0 hadir sebagai layanan terpadu untuk mendampingi pelaku usaha dalam pengurusan legalitas, sertifikasi mutu, penyusunan profil usaha, katalog, promosi produk, hingga penguatan kapasitas menuju pasar nasional dan ekspor.

“Program ini juga dirancang sejalan dengan tugas Pokja Ekspor Komoditas Perikanan (Nomor 267 Tahun 2023) dan Pokja Perikanan Berkelanjutan Kabupaten Wakatobi (Nomor 192.A Tahun 2024) sebagai bagian dari strategi scaling-up pelaku usaha perikanan,” terangnya ke Pelakita.ID, Senin, 14 Juli 2025.

Tujuan, Alur Layanan, dan Manfaat SIPANDU 5.0

“SIPANDU 5.0 bertujuan untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk perikanan Wakatobi. Kemudian, mempercepat proses legalitas dan sertifikasi usaha perikanan, memberikan akses pasar melalui katalog digital dan promosi produk serta mendorong pelaku usaha agar dapat memenuhi standar pasar regional dan global,” jelas Hardin.

Dikatakan, alur pelaksanaan SIPANDU 5.0 dirancang sistematis dan mudah diakses, mulai dari pendaftaran pelaku usaha melalui Dinas atau kegiatan sosialisasi, asesmen awal terhadap kesiapan dan kebutuhan usaha, pendampingan teknis dan administratif sesuai kebutuhan, fasilitasi proses sertifikasi dengan lembaga terkait, monitoring dan evaluasi berkelanjutan terhadap pelayanan.

“Setiap jenis layanan—baik legalitas, sertifikasi mutu, maupun katalog dan promosi produk—telah dilengkapi dengan alur khusus guna memudahkan pelaku usaha dalam memahami proses yang harus dilalui,” jelasnya.

Ditambahkan, melalui SIPANDU, pelaku usaha mendapatkan wawasan mengenai standar pengolahan nasional dan layanan langsung untuk pengurusan legalitas kelembagaan.

Produk yang telah didampingi juga memperoleh akses promosi yang lebih luas dan terhubung dengan jaringan pemasaran yang lebih baik, khususnya bagi mereka yang telah memiliki produk dalam kemasan siap jual. Untuk memperkuat promosi, SIPANDU 5.0 juga menghadirkan platform digital sebagai ruang etalase dan pemasaran produk-produk unggulan perikanan Wakatobi.

Hardin dan Tim Kolaborasi berharap SIPANDU 5.0 dapat berkontribusi besar dalam mendukung Program Prioritas RPJMD Kabupaten Wakatobi Tahun 2025–2029, serta Program Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan dalam mewujudkan hilirisasi produk unggulan daerah dan perikanan inklusif.

“Inovasi ini juga merupakan wujud nyata arahan Bupati Wakatobi, H. Haliana, SE agar pemerintah daerah terus melakukan terobosan inovatif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Hardin (berdiri) pada satu momen (dok: Pribadi)

___
Untuk lebih mengetahui Inovasi SIPANDU 5.0 dan mengenal produk perikanan Wakatobi, silakan bisa cek dan kunjungan link berikut berupa Instagram: upi.wakatobi.go/sipandu.wakatobi/pasar.upiwakatobi dan website Sipandu 5.0: https://sites.google.com/view/sipanduhr50/home.