PELAKITA.ID – Malino, 12 Juli 2025 – Duta Baca Sulawesi Selatan 2023, Ramlah Rara, berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa sukses menggelar Talk Show Literasi Kebudayaan di ajang Beautiful Malino 2025.
Acara yang berlangsung di Panggung Budaya Hutan Pinus Malino ini mengusung tema “Warna-Warni Kebudayaan di Gowa” dan menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala Biro dan Hubungan Antar Lembaga Mitologi Bumi Sulawesi (MBS), Isra DS, serta content creator asal Kecamatan Parangloe, Andriani A. atau yang lebih dikenal sebagai Rumi Eomma.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Beautiful Malino 2025 yang berlangsung selama lima hari, 9–13 Juli, dengan berbagai agenda seperti konser musik, lomba kebudayaan lokal, mewarnai, karnaval, school performance, wisata trail adventure, fun run, dan sejumlah talk show.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ratnawati, S.S., M.Ed., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pengisi acara.
“Beautiful Malino 2025 mengangkat banyak potensi budaya dan pariwisata Gowa. Kolaborasi dengan Duta Baca Sulawesi Selatan menjadi langkah penting untuk meningkatkan literasi budaya di tengah masyarakat,” ujarnya.
Isra DS mengungkapkan rasa bangganya karena kegiatan ini sarat akan nilai budaya. “Budaya adalah harta yang tak ternilai. Ia bukan hanya masa lalu yang dikenang, tetapi warisan yang harus dijaga dan dilestarikan. Talk show ini menjadi salah satu cara memperkenalkan nilai budaya sebagai simbol yang hidup dalam setiap gerak masyarakat maupun lembaga,” jelasnya.
Narasumber kedua, Rumi Eomma, menyoroti pentingnya literasi digital di era serba cepat. “Talk show ini memberi pengalaman berharga bagi saya untuk berbagi wawasan tentang literasi digital.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi, tetapi masih banyak yang belum melek digital, terutama anak-anak. Harapannya, agenda literasi seperti ini bisa semakin sering diadakan agar masyarakat semakin teredukasi dan terlindungi dari dampak negatif dunia digital,” tuturnya.
Ramlah Rara, yang juga dikenal sebagai relawan, penulis, dan aktivis literasi, menyampaikan bahwa ini adalah tahun ketiga dirinya melaksanakan kegiatan serupa di Beautiful Malino. “Sejak 2023, kami rutin menghadirkan agenda literasi seperti Temu Aktivis Literasi, Lapak Baca, Aksi Bersih (Annangkasi), dan Dialog Literasi.
Dua tahun sebelumnya, kegiatan ini belum masuk dalam rundown resmi Beautiful Malino, tetapi tetap berjalan. Tahun ini, kami resmi berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Gowa. Harapan kami, ke depan diberikan ruang lebih luas untuk terus bergerak dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
