Lebih dari Sekadar IPK, Makna Kesuksesan Adib Akram Lulusan Terbaik FT Unhas

  • Whatsapp
Muh Adib Akram Mauraga (dok: Istimewa)

Saat ini, Adib tengah menjalani Program Fast Track Sarjana–Magister di Unhas. Ia menegaskan komitmennya untuk terus menimba ilmu dan mengabdikan pengetahuan yang dimiliki bagi almamater dan Indonesia.

PELAKITA.ID – Universitas Hasanuddin kembali mencatatkan capaian membanggakan pada Wisuda Periode Februari 2026 melalui lahirnya lulusan-lulusan berprestasi.

Salah satu di antaranya adalah Muh. Adib Akram Mapparaga Muhlis, mahasiswa Departemen Teknik Industri angkatan 2022 yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik Fakultas Teknik.

Adib menuntaskan studi dengan predikat Cum Laude, meraih IPK 3,90 dalam waktu 3 tahun 4 bulan sebagaimana dikutip dari kanal Youtube UnhasTV. 

Prestasi tersebut mencerminkan konsistensi akademik yang dibarengi dengan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.

Usai prosesi wisuda, ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk belajar, terlibat, dan berkontribusi dalam berbagai ajang prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selama masa studi, Adib aktif mengikuti kompetisi dan program pengembangan inovasi. Ia tercatat meraih Juara III Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Unhas 2025, serta terlibat dalam sejumlah proyek strategis dan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi.

Salah satu gagasannya adalah pengembangan Smart Aeroponik melalui Tim Sermani Aero dalam Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI), yang menawarkan solusi peningkatan produksi multi-komoditas bagi petani urban dengan pendekatan teknologi aeroponik pintar.

Di luar bidang inovasi, Adib juga menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam organisasi kemahasiswaan.

Ia pernah mengemban amanah sebagai President of Society Renewable Energy Unhas serta berpartisipasi dalam Indonesian Youth SDGs Forum 2025, sebuah ruang kolaborasi nasional yang mempertemukan pemuda dari berbagai perguruan tinggi terkemuka untuk membahas dan mendorong agenda pembangunan berkelanjutan.

Ia berhasil meraih penghargaan bersama mahasiswa Universitas Hasanuddin lainnya. Forum tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia dan menjadi wadah kontribusi pemuda dalam mendorong agenda pembangunan berkelanjutan.

Makna di balik capaian Adib tidak semata terletak pada angka IPK atau deretan penghargaan, melainkan pada cara ia memaknai masa studi sebagai ruang pengabdian dan pertumbuhan karakter.

Kesuksesan ini menunjukkan bahwa prestasi akademik yang unggul dapat berjalan seiring dengan kepekaan sosial, kepemimpinan, dan keberanian berinovasi.

Saat ini, Adib tengah fokus menjalani Program Fast Track Sarjana–Magister di Universitas Hasanuddin. Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa Unhas agar terus bersemangat, berani berprestasi, serta memanfaatkan masa studi sebagai ruang pengabdian, pembelajaran, dan pengembangan diri.

Ia menjadi contoh bahwa universitas bukan hanya tempat mengejar gelar, tetapi juga laboratorium kehidupan untuk membentuk insan pembelajar yang siap memberi dampak bagi masyarakat.

Saat ini, Adib tengah menjalani Program Fast Track Sarjana–Magister di Unhas. Ia menegaskan komitmennya untuk terus menimba ilmu dan mengabdikan pengetahuan yang dimiliki bagi almamater dan Indonesia.

Kepada sesama wisudawan, ia berpesan agar tetap bersemangat, berani berprestasi, dan memanfaatkan masa studi sebagai ruang untuk belajar, berkontribusi, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Redaksi