Sambut HARKODIA 2025, GAN Sulut dan RAKO Gelar Diskusi Publik Anti Korupsi

  • Whatsapp
Ilustrasi

PELAKITA.ID – Manado — Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HARKODIA) 2025, Garuda Asta Cita Nusantara (GAN) Sulawesi Utara bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Anti Korupsi (RAKO) Sulut menggelar kegiatan Diskusi Publik Anti Korupsi.

Acara ini akan dilaksanakan pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Ballroom Swiss-Belhotel Manado, mulai pukul 12.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini mengusung tema nasional HARKODIA, “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, dengan subtema “Peran Pemuda dalam Mendukung Asta Cita Pemerintah dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.” Tema ini menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga integritas bangsa dan mendorong tata kelola yang bersih serta berkeadilan.

Menghadirkan Narasumber Strategis

Diskusi publik ini rencananya akan diisi oleh narasumber dari berbagai institusi kunci penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan di Sulawesi Utara, antara lain:

  1. Gubernur Sulawesi Utara

  2. Kapolda Sulawesi Utara

  3. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara

  4. Komisi Informasi Publik Sulawesi Utara

  5. Akademisi dan Praktisi Antikorupsi

Kehadiran para pemimpin daerah dan aparat penegak hukum tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif komprehensif mengenai upaya pencegahan korupsi, baik dari sisi kebijakan, penindakan, maupun edukasi publik.

Peserta dari Berbagai Elemen Masyarakat

Diskusi publik ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini berperan penting dalam gerakan antikorupsi, seperti:

  • Forkopimda Sulawesi Utara

  • Akademisi dan praktisi antikorupsi

  • Tokoh masyarakat

  • Organisasi kepemudaan (OKP dan OKPI)

  • BEM, mahasiswa, dan pelajar

  • Lembaga Swadaya Masyarakat

  • Organisasi masyarakat

  • Undangan umum lainnya

Keterlibatan multi-stakeholder ini menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh komponen bangsa.

Rangkaian Acara

Rangkaian kegiatan dalam Diskusi Publik memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 telah disusun dengan tertib untuk memastikan acara berjalan lancar dan bermakna. Kegiatan diawali pada pukul 10.00–12.00 WITA dengan persiapan panitia pelaksana, memastikan seluruh kebutuhan teknis dan non-teknis siap sebelum peserta hadir.

Memasuki pukul 12.00–13.00 WITA, peserta mulai melakukan registrasi, sekaligus menjadi momen awal untuk saling berkenalan dan membangun suasana diskusi yang inklusif.

Acara resmi dimulai pada pukul 13.00–13.20 WITA dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan komitmen bersama terhadap nilai-nilai kebangsaan dalam upaya pemberantasan korupsi.

Selanjutnya, pada pukul 13.20–14.00 WITA, sesi sambutan-sambutan disampaikan oleh tiga pihak utama: perwakilan panitia pelaksana, Ketua RAKO, dan perwakilan pemerintah. Momen ini menegaskan tujuan kegiatan dan harapan bersama untuk memperkuat peran masyarakat dalam memerangi korupsi.

Pada pukul 14.05–14.20 WITA, acara berlanjut dengan deklarasi anti korupsi serta penyerahan award kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Sulawesi Utara.

Agenda inti kemudian berlangsung pada pukul 14.00–17.00 WITA melalui Sesi Diskusi Publik, yang menghadirkan pemaparan materi dari para narasumber, diikuti sesi tanya jawab yang memberi ruang partisipasi aktif bagi seluruh peserta. Diskusi ini menjadi wadah penting untuk bertukar gagasan, memperkaya perspektif, dan memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam isu anti korupsi.

Acara ditutup pada pukul 17.00–17.15 WITA, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan hari itu dan menjadi penegasan kembali komitmen bersama untuk terus mendorong gerakan anti korupsi di tingkat lokal maupun nasional.

Menguatkan Komitmen Bersama Melawan Korupsi

Ketua RAKO Sulawesi Utara, Harianto Nanga, S.Pi., M.H, dan Sekretaris Said Maddepungeng, SE., Ak, dalam surat pemberitahuannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam mendukung agenda nasional pemberantasan korupsi.

Sebagai bagian dari jaringan nasional Garuda Asta Cita Nusantara, GAN Sulut berharap diskusi ini menjadi ruang terbuka bagi pemuda, aparat, akademisi, dan masyarakat untuk membangun strategi bersama, memperkuat integritas publik, serta mendukung program Asta Cita Presiden dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Ketua DPP Garuda Astacita Muhammad Burhanuddin mengapresiasi inisiatif GAN Sulut yang disebutnya komitmen nyata GAN dalam menjadikan Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo Subianto untuk lepas dari praktik korupsi.

“Tentu saja atas nama DPP GAN kami mengapresiasi inisiatif keren GAN Sulut ini. Tanda bahwa kawan-kawan seperjuangan yang ada di naung GAN peduli pada kondisi bangsa dan berada di jalur mengawal pemerintahan yang bersih di bawah kepemimpinan Pak Presiden kita Bapak Prabowo Subianto. Ini sangat luar biasa. Dahsyatlah pokoknya,” puji Burhanuddin.

Pada momentum HARKODIA 2025, Burhanuddin juga berharap aksi serupa juga berlangsung di sejumlah DPD GAN untuk menunjukkan komitmen bersama mengawal NKRI bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Redaksi